Wanita Hamil di Ogan Ilir Ditemukan Tewas Diduga Digantung Pacar di Pohon, Pelaku Nekat Cekoki Korban dengan Zat Ini

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang wanita hamil di Ogan Ilir, Sumatera Selatan ditemukan tewas tergantung di kawasan perkebunan karet pada Kamis (11/6/2026). Belakangan korban diketahui menjadi korban penghilangan nyawa oleh sang kekasih yang berusia lebih muda.

Korban berinisial Y (29) sengaja digantung oleh pelaku. Hal tersebut dilakukan pelaku untuk merekayasa kematian korban seolah-olah bunuh diri.

Jasad korban ditemukan di kawasan perkebunan karet dekat areal PT BSP, Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon dan diketahui sedang hamil 3 bulan.

Pelaku pembunuhan wanita hamil di Ogan Ilir ini diketahui merupakan kekasih korban yang berusia lebih muda. Diduga pelaku merasa panik dan enggan bertanggung jawab.

Melansir sripoku.com, kasus seorang wanita hamil berinisial YN (29) yang ditemukan tergantung di dahan pohon kini mulai menemui titik terang. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir saat ini tengah menunggu hasil autopsi resmi dari tim dokter forensik guna memperkuat pembuktian zat beracun di dalam tubuh korban.

Jasad korban yang diketahui bernama Yusnani, warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan tersebut saat ini masih menjalani proses pemeriksaan menyeluruh di instalasi kedokteran forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara M. Hasan Palembang. Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, menjelaskan bahwa autopsi ini sangat krusial untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan bukti ilmiah (scientific crime investigation) terkait kandungan zat mematikan yang masuk ke lambung korban.

"Kami masih menunggu hasil autopsi resmi keluar dari RS Bhayangkara. Pemeriksaan laboratorium ini difokuskan untuk mendeteksi unsur serta kadar racun rumput yang ada di dalam tubuh korban," kata Bagus kepada wartawan saat menggelar rilis perkara di Mapolres Ogan Ilir, Sabtu (13/6/2026) petang.

Sebelumnya, warga Ogan Ilir digegerkan dengan penemuan jasad Yusnani yang tergantung pada Kamis (11/6/2026) pagi. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, polisi berhasil mengungkap bahwa korban bukan bunuh diri, melainkan sengaja dihabisi oleh kekasihnya sendiri berinisial SD alias DN yang masih berusia 18 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, tindakan keji tersebut dilancarkan oleh tersangka pada Rabu (12/6/2026) petang di sebuah area sepi, sehari sebelum jasad korban ditemukan.

"Modus operandi tersangka terbilang sangat sadis. Pengakuan tersangka, ia terlebih dahulu mencekoki korban dengan air yang telah dicampur racun rumput. Saat korban dalam kondisi sekarat dan kejang-kejang, tersangka kemudian menjerat leher korban menggunakan sehelai kain jilbab, lalu menggantung tubuhnya di dahan pohon untuk merekayasa kematian seolah-olah korban bunuh diri," ungkap AKBP Bagus.

AKP Bagus Suryo Wibowo menambahkan, motif utama yang melatarbelakangi pembunuhan berencana ini dipicu oleh kepanikan dan sikap tidak mau bertanggung jawab dari tersangka atas kehamilan korban. Ketika korban meminta kejelasan hubungan, tersangka justru merencanakan pembunuhan tersebut.

 Baca Juga: Kronologi Hiu 200 Kilogram Timpa Nelayan di NTT hingga Tewas, Tiba-tiba Lompat ke dalam Kapal

 

Tak sampai di situ, usai memastikan korban tidak bernyawa di dahan pohon, tersangka SD alias DN juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik kekasihnya tersebut, meliputi satu unit sepeda motor dan telepon genggam (handphone).

Sementara itu, melansir tribunbatam.id, Satreskrim Polres Ogan Ilir berhasil meringkus seorang remaja berinisial SD alias DN (18), tersangka pembunuhan sadis terhadap kekasihnya, Yusnani (29). Motif pembunuhan ini dipicu lantaran tersangka enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban yang telah menginjak usia tiga bulan.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kawasan perkebunan tebu wilayah Desa Tanjung Miring, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (10/6/2026) malam. Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis, mengungkapkan bahwa aksi keji tersangka diawali dengan meracuni korban menggunakan minuman yang telah dicampur dengan racun rumput.

Setelah korban tidak bernyawa, tersangka kemudian merekayasa kematian korban agar terlihat seperti bunuh diri.

"Hasil penyelidikan, tersangka meracun korban menggunakan minuman yang dicampur racun rumput. Pengakuan tersangka, yang bersangkutan kemudian mengikat leher korban menggunakan sehelai jilbab lalu digantungkan di dahan pohon karet," ujar AKP Mukhlis di Mapolres Ogan Ilir, Jumat (12/6/2026).

Jasad wanita hamil di Ogan Ilir tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada Kamis (11/6/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB dalam kondisi tergantung di pohon karet. Berbekal temuan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan intensif dan memburu keberadaan pelaku.

Tidak butuh waktu lama, pada Kamis malam, tim buser Satreskrim Polres Ogan Ilir berhasil membekuk tersangka SD tanpa perlawanan di kediamannya yang berlokasi di wilayah Lubai, Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kehamilan korban diduga kuat merupakan hasil hubungan asmara antara tersangka dan korban.

Tersangka yang panik kemudian merencanakan pembunuhan untuk menghilangkan jejak.

"Diketahui korban tengah hamil tiga bulan, diduga hasil hubungan dengan tersangka. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Ogan Ilir guna pemeriksaan lebih lanjut dan tentunya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKP Mukhlis.(*)

 

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Kota Palu Menilai Pesta Wirausaha 2026 Mendorong UMKM Naik Kelas dan Tingkatkan Daya Saing
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Upaya kemenpar kembangkan destinasi favorit di luar Bali
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Park Eun Bin Perankan Pewaris Chaebol Misterius di Drakor Baru, Spooky in Love
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pelaku Narkoba Dilarikan ke RS Usai Fortuner Dikepung Massa di Ciledug
• 23 jam laludetik.com
thumb
Produsen Motor China Didorong Tinggalkan Strategi Banting Harga
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.