JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran pelaku jasa titip (jastip) mulai mewarnai penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara.
Sejak hari-hari awal acara, mereka terlihat berkeliling dari satu stan ke stan lain untuk membelikan berbagai pesanan pelanggan, mulai dari makanan ringan, pakaian, hingga sepatu.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Minggu (14/6/2026), sejumlah jastiper tampak membawa koper dan tas belanja berukuran besar.
Baca juga: Hari Keempat PRJ 2026 Diserbu Pengunjung, Fenomena Bawa Koper Jadi Sorotan
Di tangan mereka, telepon genggam berisi daftar pesanan menjadi panduan saat memilih barang di setiap tenant.
Salah satu pelaku jastip, Mira (28) warga Depok mengaku sudah menjalankan usaha ini sejak beberapa tahun terakhir dan selalu memanfaatkan momentum PRJ.
Menurut dia, tahun lalu omzet yang diperoleh selama penyelenggaraan pameran mencapai sekitar Rp 18 juta.
"Tahun ini semoga bisa lebih tinggi. Soalnya dari sebelum PRJ buka sudah banyak yang tanya dan titip barang," ujar Mira saat ditemui Kompas.com di Hall B.
Baca juga: Saat Koper Dipenuhi Jajanan: Potret Pengunjung Belanja di PRJ
Ia mengatakan tidak hanya datang sekali, tetapi berencana berkunjung hampir setiap akhir pekan agar bisa memenuhi pesanan yang terus masuk.
Barang yang paling banyak diminta sejauh ini adalah aneka snack kemasan, minuman, dan produk fesyen.
Meski ada beberapa produk yang mengalami penyesuaian harga dibanding tahun lalu, Mira menilai perubahannya tidak terlalu signifikan karena banyak tenant menawarkan promo.
Untuk tarif jasa, ia mematok biaya sekitar Rp 15.000 untuk titipan makanan ringan.
Baca juga: Pengunjung PRJ Mulai Rem Belanja, Harga Produk Naik hingga 30 Persen
Sementara untuk barang seperti sepatu, tas, atau produk berukuran besar, biaya jastip berkisar Rp 40.000 hingga Rp 60.000, tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya.
Sebagian besar pelanggannya berasal dari wilayah Jabodetabek, tetapi tidak sedikit yang berasal dari luar kota dan meminta barang dikirim melalui jasa ekspedisi.
Pelaku jastip lainnya, Elmo (34), mengatakan tahun ini permintaan terhadap produk olahraga dan sepatu cukup tinggi.
Ia mengaku sudah membuka layanan jastip PRJ sejak dua edisi sebelumnya dan selalu mendapat respons positif.