Pulihkan Kepercayaan Diri, 40 Warga Binaan Lapas Polewali Ikuti Program Hapus Tato Gratis

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, POLEWALI — Sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti program hapus tato gratis yang digelar di Lapas Kelas IIB Polewali bekerja sama dengan Samaki Selalu Community dan Yayasan Mahtan, Minggu, 14 Juni.

Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan warga binaan agar lebih siap menjalani perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Kegiatan hapus tato ini dipelopori oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Pahri Putra, S.I.Kom, sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan.

Irfan mengatakan program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Polewali, Samaki Selalu Community, dan Yayasan Mahtan.

“Insyaallah kegiatan ini akan menjadi program rutin hasil kolaborasi dengan Lapas Kelas IIB Polewali dan Yayasan Mahtan. Tujuannya untuk membantu warga binaan berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap tato yang selama ini melekat pada mereka, serta mendorong mereka menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Irfan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, program hapus tato tidak hanya menjadi sarana bagi warga binaan yang ingin berhijrah, tetapi juga menjadi langkah positif untuk membangun kembali kepercayaan diri mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses perubahan diri warga binaan. Selain menjadi jalan untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, menghapus tato juga dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka, terutama saat kembali ke tengah masyarakat setelah bebas nanti. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih positif,” kata Sudarno.

Pembina Yayasan Mahtan, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut karena proses penghapusan tato membutuhkan waktu dan tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu kali tindakan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang terlaksana hari ini di Lapas Polewali. Proses penghapusan tato tidak bisa langsung selesai dalam satu kali tindakan, melainkan membutuhkan waktu dan beberapa tahapan. Karena itu, kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga warga binaan yang mengikuti proses penghapusan tato dapat memperoleh hasil yang maksimal,” ujar dr. Ihsan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan Yayasan Mahtan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Yayasan Mahtan. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.

Melalui program ini, diharapkan para warga binaan memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun citra diri yang positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif ketika kembali ke lingkungan masyarakat. (twk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramainya Tebet Eco Park di Akhir Pekan: Dari Olahraga hingga Piknik
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
"Jerman vs Curacao: Pertemuan Unik Dua Dunia yang Akhirnya Ketemu di Piala Dunia 2026"
• 16 jam lalubudysupu33
thumb
Dandri Dauri Punya Cara Unik Berselebrasi dan Ingatkan Borneo FC Milik Masyarakat Kalimantan
• 12 jam lalubola.com
thumb
Bus Tabrak Pembatas Jalan di Tol Cipularang, Sopir Hindari Mobil Rem Dadakan | SAPA PAGI
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Serba-serbi Hari Dunia untuk Memerangi Penggurusan dan Kekeringan 2026
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.