ORYOL, KOMPAS.TV – Serangan pesawat tanpa awak (drone) militer Ukraina dilaporkan menghantam wilayah barat daya Rusia pada Sabtu (13/6/2026) malam.
Insiden ini menewaskan satu orang di wilayah Oryol dan memicu kebakaran hebat di sebuah fasilitas penyimpanan energi di wilayah Yaroslavl.
Serangan ini menjadi bagian dari kampanye militer Kyiv yang menargetkan pusat militer dan energi jauh di dalam wilayah Rusia.
Baca Juga: Pemimpin Eropa Dukung Pertemuan Zelenskyy dan Putin demi Capai Gencatan Senjata Rusia-Ukraina
Gubernur regional Oryol, Andrei Klychkov, mengonfirmasi bahwa serangan drone Ukraina yang berlangsung semalam mengenai sebuah bangunan tempat tinggal di ibu kota regional, Oryol.
Akibat hantaman tersebut, jatuh korban di kalangan warga sipil.
"Satu orang dilaporkan tewas dan sembilan lainnya mengalami luka-luka," ujar Klychkov dikutip dari Associated Press, Minggu (14/6/2026).
Pada malam yang sama, serangan drone juga menjangkau wilayah Yaroslavl yang berjarak sekitar 700 kilometer (440 mil) dari perbatasan Ukraina.
Otoritas lokal setempat melaporkan bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar di wilayah mereka terbakar setelah dihantam oleh drone.
Baca Juga: Putin Ogah Ketemu Zelenskyy untuk Akhiri Perang di Ukraina, Presiden Rusia: Tak Ada Gunanya
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Associated Press
- drone ukraina
- rusia diserang
- fasilitas minyak terbakar
- konflik rusia ukraina
- berita internasional
- zelensky





