Jakarta, VIVA – Headphone dan earbuds nirkabel kini menjadi perangkat yang hampir selalu menemani aktivitas sehari-hari. Mulai dari mendengarkan musik, menonton video, hingga bermain game, perangkat audio berbasis Bluetooth menawarkan kepraktisan yang sulit ditandingi headphone berkabel.
Meski demikian, teknologi nirkabel bukan tanpa kekurangan. Sejumlah pengguna masih sering mengeluhkan berbagai masalah, mulai dari koneksi yang putus-putus hingga baterai yang cepat habis. Berikut beberapa masalah yang paling sering dialami pengguna headphone wireless beserta cara mengatasinya, disadur dari Slashgear, Minggu 14 Juni 2026:
1. Audio sering putus-putus
Masalah ini menjadi keluhan paling umum pada perangkat audio Bluetooth. Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan sinyal, jarak yang terlalu jauh, hingga bug pada perangkat lunak.
Jika mengalami masalah ini, cobalah memutus dan menyambungkan ulang koneksi Bluetooth. Pengguna juga bisa menghapus perangkat dari daftar Bluetooth lalu melakukan pairing ulang dari awal.
Selain itu, pastikan firmware headphone telah diperbarui melalui aplikasi pendamping. Hindari pula penggunaan di area dengan terlalu banyak perangkat Bluetooth atau jaringan Wi-Fi yang berpotensi menimbulkan interferensi.
2. Fitur ANC tidak bekerja maksimal
Active Noise Cancellation (ANC) menjadi fitur andalan banyak headphone premium. Namun seiring waktu, performanya bisa menurun.
Salah satu penyebabnya adalah mikrofon ANC yang tertutup debu atau kotoran. Membersihkan bagian mikrofon secara rutin dapat membantu mengembalikan performa peredam bising.
Untuk pengguna earbuds, pemilihan ukuran eartips yang tepat juga penting. Jika tidak pas di telinga, kemampuan ANC dalam meredam suara dari luar akan berkurang.
3. Baterai cepat habis
Fitur seperti ANC, audio resolusi tinggi, hingga audio spasial dapat menguras baterai lebih cepat. Jika ingin memperpanjang masa pakai baterai, pengguna bisa menonaktifkan fitur yang tidak digunakan. Selain itu, biasakan mematikan headphone setelah selesai dipakai agar tidak mengalami pengurasan daya secara diam-diam.
Perlu diingat, baterai perangkat elektronik juga mengalami penurunan kapasitas seiring bertambahnya usia. Jika perangkat sudah digunakan selama beberapa tahun, penurunan daya tahan baterai merupakan hal yang wajar.
4. Suara dan video tidak sinkron





