Danantara pastikan risiko investasi tak ganggu aset BUMN

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria memastikan lembaga Danantara dibangun dengan mekanisme perlindungan risiko yang jelas sejak awal, terutama melalui pemisahan fungsi pengelolaan aset dan investasi.

Skema itu dirancang untuk memastikan aktivitas investasi tidak mengganggu kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi fondasi utama Danantara.

Donny dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, juga mengatakan pemisahan tersebut telah menjadi bagian dari desain institusi sejak awal pembentukan. Desain itu membuat Danantara memiliki dua fungsi berbeda yang saling melengkapi, yakni pengelolaan portofolio BUMN dan pengelolaan investasi.

"Dari awal kita sudah mendesain, kita pecah. Di Danantara itu ada dua, Danantara Asset Management sebagai konsolidator BUMN, dan Danantara Investment Management sebagai investment arms-nya," katanya.

Dony menjelaskan pemisahan tersebut menjadi penting untuk mencegah risiko investasi tidak bisa langsung berdampak ke aset-aset BUMN yang dikelola. Dengan demikian, keberlanjutan Danantara sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan perusahaan-perusahaan negara yang berada dalam portofolio Danantara. ​​​​​

Lebih lanjut ia mengatakan dana yang digunakan untuk investasi Danantara bukan berasal dari aset pokok BUMN. Melainkan berasal dari dividen yang dihasilkan oleh pengelolaan BUMN yang sehat.

"(Aset) yang diinvestasikan adalah dividen. Dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management itu selanjutnya diinvestasikan untuk hal yang produktif seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi kita," katanya menjelaskan.

Adapun di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan BUMN dan aset negara, Dony menegaskan pemisahan fungsi pengelolaan BUMN dan investasi menjadi bagian penting dalam desain Danantara.

Pemisahan itu perlu dijelaskan kepada masyarakat agar publik memahami landasan berpikir pemerintah, arah pengelolaan, dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.

Ia juga menekankan bahwa governance dalam pengelolaan perusahaan-perusahaan negara harus dijalankan dengan benar.

Dengan fondasi itu, Danantara diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai instrumen pengelolaan aset negara yang mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga pemisahan fungsi dan prinsip kehati-hatian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelemahan Rupiah dan Suku Bunga Tinggi Diproyeksi Tekan Laba Perbankan 2026
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
KEK Gresik Serap Investasi Rp113,4 Triliun dan Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Pemerintah Siapkan Perluasan Kawasan
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Kurangi Sampah Laut, DANA dan KKP Kolaborasi Dukung Target Ekonomi Biru
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ketika Pendidikan Membuat Jarak Semakin Lebar antara Kaya dan Miskin
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Mengenali Orang Haus Validasi yang Suka Caper dari Kalimatnya Sehari-hari
• 5 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.