Demi Sayangi Bumi, Acer Indonesia Kumpulkan Sampah Elektronik Bersama Lingkungan Sekolah

kompas.tv
17 jam lalu
Cover Berita
President Director Acer Indonesia, Leny Ng (kanan) bersama Founder EwasteRJ, Rafa Jafar (kiri) saat kick off gerakan #SayangBumi di SMA Negeri 82 Jakarta. (Sumber: Dok Panitia Kick Off gerakan #sayangbumi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ke mana Anda membuang perangkat teknologi atau elektronik yang sudah rusak atau tidak digunakan? 

Boleh jadi sebagian orang akan menjawabnya tidak tahu, atau membuangnya ke sembarang tempat yang bercampur dengan sampah rumah tangga.

Padahal perangkat elektronik ini sampahnya termasuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang membutuhkan penanganan dan pengelolaan khusus, tidak seharusnya dicampur dengan sampah rumahan.

Baca Juga: Ratusan Delegasi Hadiri Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 di Jakarta

Sampah elektronik (e-waste) adalah perangkat atau barang elektronik yang sudah tidak terpakai, rusak, atau usang. 

Kategori ini meliputi ponsel, laptop, baterai, kabel, hingga peralatan rumah tangga (seperti AC dan microwave). 

Penggunaan perangkat teknologi dari waktu ke waktu terus bertambah, sehingga sampah elektronik ini semakin berlimpah.

Menurut laporan Global E-waste Monitor 2022, 62 juta ton e-waste dihasilkan di seluruh dunia setiap tahunnya. Sebanyak 77,7% di antaranya belum didaur ulang dengan benar. 

Di Indonesia, tantangan ini sangat nyata: berdasarkan Global E-Waste Monitor 2024, Indonesia tercatat sebagai salah satu penghasil limbah elektronik terbesar di Asia Tenggara, dengan timbunan mencapai 1,9 juta ton pada 2022.

Menyikapi tantangan tersebut, Acer Indonesia menggandeng 50 SMA di wilayah Jabodetabek untuk mengumpulkan e-waste di lingkungan sekolah. 

Bahkan murid, guru, dan para tenaga pendidiknya menerima edukasi langsung melalui workshop e-waste yang bakal menjangkau ribuan siswa sepanjang Juni hingga November 2026. 

Lebih dari itu, setiap sekolah didorong untuk melahirkan perwakilan siswa yang akan menjadi penggerak nyata bagi rekan-rekannya melalui program #SayangBumi Changemaker. 

Dalam hal ini Acer Indonesia kembali memperkuat gerakan keberlanjutan #SayangBumi yang pada tahun keenam pelaksanaannya memfokuskan keterlibatan dunia pendidikan sebagai titik geraknya.

“Tahun ini memilih hadir di sekolah karena kami percaya generasi yang tumbuh dengan kesadaran lingkungan adalah generasi yang menentukan seperti apa bumi ini dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan. Ini undangan bagi anak-anak muda Indonesia untuk memimpin perubahan, bukan menunggu orang lain melakukannya," ujar Leny Ng, President Director Acer Indonesia, saat kick off gerakan #SayangBumi di SMA Negeri 82 Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Penulis : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sayangbumi
  • Acer Indonesia
  • sampah elektronik
  • e waste
  • sampah teknologi
  • SayangBumi Changemaker
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengembangan CBG Perkuat Transisi Energi dan Kemandirian Energi Nasional
• 43 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub Pantau 1,7 Juta Perjalanan Bus AKAP, 50 Persen Terindikasi Langgar Administratif
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
KP2MI Kawal Kasus ART WNI Diduga Dianiaya di Malaysia, Ungkap Ada 3 Orang Jadi Korban
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
6 Gudang di Kawasan Industri Cikupa Mas Tangerang Hangus Terbakar
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Papua Barat matangkan pengamanan Pesparawi Nasional XIV
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.