REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Militer Israel melancarkan serangan udara ke wilayah pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut pada Ahad (14/6/2026). Hal itu dilakukan di tengah gencatan senjata antara kedua pihak masih berlangsung.
Menurut koresponden Anadolu, pesawat tempur Israel membombardir kawasan Dahiyeh tanpa peringatan sebelumnya. Dua ledakan terdengar di kawasan tersebut, sementara kepulan asap terlihat membumbung dari lokasi yang menjadi sasaran serangan.
Baca Juga
Zionis Israel Makin Kehilangan Dukungan Barat
Natalie Portman Teken Surat Terbuka, Kecam Boikot ke Sutradara Israel
Dalam pernyataannya, militer Israel mengeklaim, serangan itu menyasar sebuah lokasi yang disebut terkait dengan kelompok Hizbullah di kawasan tersebut. Serangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Kepala Otoritas Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir dan Kepala Otoritas Keuangan Bezalel Smotrich menyerukan serangan udara terhadap Dahiyeh.