Kunjungan Perdana Presiden Jerman Steinmeier di Era Prabowo, Ini Agenda Lengkapnya

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, dijadwalkan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Steinmeier ke Indonesia sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai kepala negara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Yvonne Elizabeth Mewengkang mengatakan, kunjungan Presiden Jerman itu akan diisi dengan pertemuan bilateral bersama Presiden Prabowo untuk membahas berbagai agenda strategis kedua negara.

“Presiden Republik Federal Jerman, Y.M. Dr. Frank-Walter Steinmeier, akan melaksanakan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia pada 15 Juni 2026,” kata Yvonne saat dihubungi wartawan melalui pesan teks, Senin (15/6/2026).

Menurut Yvonne, kunjungan tersebut memiliki arti penting karena menjadi pertemuan perdana antara Steinmeier dan Prabowo dalam kapasitas keduanya sebagai kepala negara.

“Ini akan menjadi kunjungan pertama Presiden Steinmeier pada masa Presiden Prabowo,” ujarnya. 

Dia menambahkan, kedua pemimpin negara akan membahas penguatan hubungan bilateral sekaligus bertukar pandangan mengenai berbagai isu internasional yang menjadi perhatian bersama.

Baca Juga

  • Prabowo Bakal Terima Presiden Jerman Besok, Bahas Investasi hingga Toleransi Beragama di Indonesia
  • Indonesia-Jerman Perkuat Kemitraan Industri Kecil-Menengah untuk Tembus Pasar Eropa
  • Indonesia-Jerman Teken Work Plan Infrastruktur Mutu 2026-2027

“Pertemuan akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang serta isu yang menjadi perhatian bersama,” kata Yvonne.

Berdasarkan keterangan dari laman Kantor Presiden Federal Jerman, Steinmeier akan disambut secara resmi oleh Presiden Prabowo melalui upacara kenegaraan di Jakarta.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin akan menekankan komitmen untuk memperluas kerja sama di bidang bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, hingga kebudayaan. 

Selain kerja sama ekonomi dan pembangunan, Indonesia dan Jerman juga akan menegaskan kesamaan pandangan mengenai pentingnya demokrasi, tatanan internasional berbasis aturan, serta penguatan kerja sama multilateral di kawasan Indo-Pasifik.

Agenda kunjungan Steinmeier di Jakarta juga mencakup kunjungan ke Masjid Istiqlal. Presiden Federal Jerman akan meninjau masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut sebelum berjalan melalui Terowongan Silaturahmi menuju Gereja Katedral Jakarta atau Katedral Bunda Maria Diangkat ke Surga yang berada tepat di seberangnya. 

Kunjungan ke dua rumah ibadah itu dimaksudkan untuk menunjukkan dan mengapresiasi praktik toleransi serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi salah satu ciri khas Indonesia.

Setelah itu, Steinmeier dijadwalkan mengikuti diskusi bersama para ahli dan perwakilan lembaga kajian di Indonesia. Forum tersebut akan membahas peran negara-negara kekuatan menengah (middle powers) dalam menghadapi perubahan tatanan global yang semakin dinamis.

Kunjungan ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian lawatan Steinmeier ke kawasan Asia Tenggara. Usai menyelesaikan seluruh agenda di Jakarta, Presiden Federal Jerman dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Manila, Filipina.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Terjemahannya
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Komisi IX Rapat Bahas Anggaran dengan Pimpinan BGN, Tetapi Tertutup Bagi Umum
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Kakek di PIK Mau Diculik gegara Tak Restui Hubungan Pelaku dan Anaknya
• 3 jam laludetik.com
thumb
Presiden Jerman Apresiasi Toleransi Agama yang Tinggi di Indonesia
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Perkuat Komunikasi Publik, Waka BGN Agustina Arumsari Sekaligus Jadi Jubir BGN
• 53 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.