Pangan Strategis di Cirebon Kompak Turun, Hanya Bawang Putih yang Melawan

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - Mayoritas komoditas pangan strategis di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan harga pada Senin (15/6/2026). 

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) menunjukkan penurunan terjadi pada sejumlah bahan pangan utama, mulai dari kelompok cabai, bawang merah, minyak goreng, hingga telur ayam ras segar. Sementara itu, harga beras dan beberapa komoditas lainnya terpantau relatif stabil.  

Berdasarkan data yang ditampilkan PIHPS untuk pasar tradisional, cabai menjadi kelompok komoditas dengan koreksi harga paling dominan. 

Harga cabai merah besar tercatat Rp61.250 per kilogram atau turun 17,34%. Cabai merah keriting berada di level Rp52.800 per kilogram setelah turun 14,36%. 

Cabai rawit hijau turun 1,28% menjadi Rp53.850 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah terkoreksi 4,04% menjadi Rp74.750 per kilogram.  

Selain cabai, harga bawang merah ukuran sedang juga mengalami penurunan. Komoditas ini tercatat berada di angka Rp56.300 per kilogram atau turun 3,18% dibanding periode sebelumnya. 

Baca Juga

  • Isu 'Byar Pet' Listrik Jawa, DEN Pastikan Pasokan dari PLTU Cirebon Aman
  • Cirebon Sulit Tarik Investasi Teknologi Tinggi, Ini Penyebabnya
  • Giant Sea Wall Masih Wacana, Warga Pesisir Cirebon Sudah Kehilangan Rumah

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan dengan harga mencapai Rp43.150 per kilogram.  

Penurunan harga yang terjadi pada sebagian besar komoditas menunjukkan tekanan harga pangan di tingkat konsumen cenderung mereda pada pertengahan Juni 2026. 

Koreksi harga terlihat tidak hanya pada kelompok hortikultura, tetapi juga bahan pangan lainnya yang menjadi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.  

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 2,79% menjadi Rp34.900 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan tipis 0,93% menjadi Rp26.750 per kilogram. 

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I dan kualitas II tercatat masing-masing Rp157.650 per kilogram dan Rp148.350 per kilogram dengan kondisi relatif tetap.  

Koreksi harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah tercatat Rp21.950 per liter setelah turun 1,35 persen. 

Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing berada di level Rp23.300 per liter dan Rp22.700 per liter dengan harga yang relatif tidak berubah.  

Pada kelompok gula, gula pasir premium turun tipis 0,26 persen menjadi Rp19.350 per kilogram. Adapun gula pasir lokal tercatat Rp18.500 per kilogram dengan kondisi harga stabil.  

Di tengah penurunan berbagai komoditas pangan, harga beras masih menunjukkan stabilitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.150 per kilogram dan kualitas bawah II Rp13.550 per kilogram. 

Beras kualitas medium I dan II masing-masing berada di level Rp15.400 per kilogram dan Rp14.750 per kilogram. Sementara beras kualitas super I dijual Rp17.100 per kilogram dan super II Rp16.000 per kilogram. 

Seluruh kategori beras tersebut tercatat tidak mengalami perubahan harga dibanding periode sebelumnya. di


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelatih Pantai Gading Puji Fokus Pemain Setelah Menang Dramatis atas Ekuador di Piala Dunia 2026
• 7 jam lalupantau.com
thumb
DKI kemarin, revitalisasi Kota Tua hingga surat demo Bundaran HI
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Belgia dan Mesir Bersiap Berebut Posisi Teratas Grup G pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Balas PSI, PDIP Ngaku Sudah Lupa Jokowi
• 10 jam laludetik.com
thumb
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.