JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, merespons tuntutan mahasiswa dalam aksi demonstrasi pada Jumat (12/6/2026) pekan lalu.
Salah satu tuntutan mahasiswa terkait program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Menurut Bahtra, MBG merupakan program yang mulia dan memiliki tujuan yang baik.
"Terkait soal MBG, saya ingin menegaskan ini adalah program yang sangat mulia, tujuannya baik, untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia di masa depan, untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang," jelasnya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Senin (15/6/2026).
Sebab itu, menurutnya, program strategis pemerintah tersebut harus didukung semua pihak.
Meski begitu, ia juga tidak memungkiri adanya penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG.
Baca Juga: Polda Metro dan Kodam Jaya Kerahkan 3.588 Personel Amankan Aksi Mahasiswa, Kapolda Tegaskan Humanis
Terkait hal itu, menurut Bahtra, Prabowo telah melakukan tindakan tegas dengan mengganti tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga terlibat.
"Bahwa di sana ada penyimpangan yang terjadi ada pengelolaan yang tidak jujur, nah itu lah yang disayangkan oleh Presiden Prabowo. Maka dari itu, beliau langsung melakukan tindakan yang tegas, mengganti kepala BGN, terus kemudian menginstruksikan kepada kepala BGN yang baru untuk memperbaiki tata kelolanya," ucapnya.
"Kemudian kedua agar anggarannya betul-betul tepat sasaran, agar anggaran yang dianggap tidak penting itu harus dihilangkan, kemudian harus ada refocusing programnya, bagaimana agar lebih tepat sasaran bagaimana agar daya jangkauanya betul-betul masyarakat yang butuhkan."
Dengan demikian, kata Bahtra, apa yang dilakukan Prabowo juga sejalan dengan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Juru bicara gerindra
- Demo mahasiswa
- Tuntutan mahasiswa
- Mbg
- Pemborosan apbn
- Bahtra Banong





