BRI hadirkan reksa dana USD Batavia di aplikasi BRImo

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan produk reksa dana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) dari Batavia Prosperindo Aset Manajemen melalui super app BRImo dan Unit Kerja.

Melalui kerja sama tersebut, BRI menghadirkan tiga produk reksa dana antara lain Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa penguatan layanan wealth management terus dilakukan seiring berkembangnya kebutuhan nasabah terhadap pilihan investasi yang semakin beragam.

Menurutnya, integrasi layanan investasi ke dalam BRImo menjadi bagian dari strategi BRI untuk menghadirkan pengalaman finansial yang lebih praktis dan terintegrasi bagi nasabah.

Aris menambahkan, kehadiran produk reksa dana USD ini sekaligus memperluas alternatif investasi yang dapat diakses melalui BRImo, sehingga nasabah dapat mengelola kebutuhan transaksi perbankan dan investasi dalam satu platform.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan wealth management serta memperkaya pilihan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah," ujar Aris.

Lebih lanjut, perseroan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas pilihan investasi bagi nasabah di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.

Selain memberikan kemudahan akses melalui platform digital, kerja sama tersebut juga membuka kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh eksposur pada berbagai tema investasi di pasar internasional.

Adapun ketiga produk reksa dana USD Batavia menawarkan karakteristik investasi yang berbeda, mulai dari eksposur pada sektor-sektor pertumbuhan di China dan industri teknologi global hingga instrumen obligasi pemerintah berbasis dolar AS.

Batavia China Sharia Equity USD berinvestasi pada saham-saham perusahaan di China, termasuk Hong Kong SAR dan Taiwan, dengan fokus pada tema pertumbuhan jangka panjang seperti artificial intelligence (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, serta rantai pasok kendaraan listrik.

Sementara Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur kepada perusahaan-perusahaan sektor teknologi dan komunikasi global yang menjadi bagian penting dari perkembangan ekonomi digital.

Sedangkan Batavia USD Bond Fund berinvestasi pada obligasi pemerintah berbasis dolar AS dengan strategi durasi jangka pendek untuk membantu menjaga volatilitas portofolio tetap terukur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gol Telat Daichi Kamada Buyarkan Kemenangan Belanda Atas Jepang yang Sudah di Depan Mata
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 15 Juni 2026
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
BGN Hentikan Sementara Operasional 18 SPPG di Tulungagung karena Temuan Sarpras dan Dugaan Monopoli Supplier
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Capai Produksi 1 Juta Barel, PHE Cetak Laba Bersih US$2,17 Miliar di tahun 2025
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Mahasiswa UBK Dicegat Polisi di Tugu Tani Saat Hendak Demo di Medan Merdeka
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.