Putus cinta memang tidak pernah mudah. Ada yang memilih menyendiri untuk menyembuhkan diri, ada juga yang langsung mencari hubungan baru demi mengalihkan rasa sedih. Sekilas terlihat seperti langkah untuk move on, padahal bisa jadi itu adalah salah satu tanda dari hubungan rebound.
Hubungan rebound biasanya terjadi ketika seseorang memulai hubungan baru terlalu cepat setelah putus. Hubungan ini sering dijadikan pelarian untuk mengatasi rasa kesepian, kehilangan, atau luka emosional dari hubungan sebelumnya. Melansir dari Sciencing, berikut 7 tanda hubungan rebound yang perlu kamu waspadai.
1. Hubungan Baru Terjalin Begitu CepatTanda hubungan rebound saat hubungan baru dimulai terlalu cepat/Foto: Pexels.com/Brian Phetmeuangmay
Setelah hubungan lama berakhir, sebagian orang langsung membuka hati untuk orang baru tanpa memberi waktu bagi diri sendiri untuk pulih. Bahkan, hubungan baru bisa dimulai hanya beberapa hari atau minggu setelah putus. Situasi seperti ini sering dianggap sebagai salah satu tanda hubungan rebound yang paling umum terjadi.
Hubungan yang bergerak terlalu cepat biasanya dipenuhi emosi sesaat. Perasaan nyaman memang bisa muncul, tapi belum tentu berasal dari koneksi yang sehat. Tidak sedikit orang yang sebenarnya masih terluka, tapi mencoba menutupi rasa sakit itu dengan kehadiran pasangan baru.





