MWL Gelar Konferensi Internasional Iman dan Sains, Dorong Pemanfaatan AI Berlandaskan Moral

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) meresmikan Konferensi Internasional bertajuk ///Faith in Light of Science and Contemporary Evidence// atau "Iman dalam Perspektif Sains dan Bukti-Bukti Kontemporer" di Kuala Lumpur, Malaysia. Forum tersebut mempertemukan para ulama, akademisi, peneliti, intelektual, dan tokoh masyarakat dari berbagai negara.

Sekretaris Jenderal MWL, Syekh Mohammed Al-Issa membuka secara resmi konferensi tersebut. Pada kesempatan itu, ia juga meluncurkan majalah ilmiah //Scientific Miracles in the Holy Qur'an and the Noble Prophetic Sunnah Magazine (Iman and Science)// yang diterbitkan dalam bahasa Melayu, Inggris, Mandarin, dan Hindi.

EdPublikasi multibahasa tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kajian yang menghubungkan nilai-nilai keimanan dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Konferensi yang diselenggarakan bersama International Islamic University Malaysia (IIUM) itu membahas relasi antara agama dan sains serta peran bukti-bukti ilmiah kontemporer dalam memperkuat keyakinan dan menjawab tantangan intelektual di era modern.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam komunike akhir, para peserta menegaskan bahwa keimanan merupakan kebutuhan mendasar manusia yang memiliki peran penting dalam kemajuan peradaban, keharmonisan sosial, dan pembangunan moral masyarakat. Mereka juga menekankan bahwa nilai-nilai moral merupakan bagian dari fitrah manusia yang disempurnakan melalui petunjuk agama.

Para delegasi turut menyoroti kontribusi besar peradaban Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, etika, dan pembangunan sepanjang sejarah. Menurut mereka, umat Islam masih memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan global di era modern.

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, inovasi ilmiah, dan kecerdasan buatan (AI), peserta konferensi mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak guna melahirkan generasi yang unggul.

"Kami mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak guna melahirkan generasi yang unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan sekaligus memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat," kata Syekh Isya dalam siaran pers yang diterima pada Senin (15/6/2026).

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut menghadiri rangkaian kegiatan di Kuala Lumpur, menilai penguatan hubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan menjadi semakin penting di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

"Kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan karakter, moralitas, dan semangat kebangsaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kemanusiaan," ucapnya. 

Sementara itu, akademisi dan pemikir Islam internasional, Othman Hasan mengatakan, dialog antara agama dan sains bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan saling melengkapi dalam memahami realitas kehidupan dan mendorong kemajuan peradaban.

"Kolaborasi antara ulama, ilmuwan, dan akademisi perlu terus diperkuat guna menjawab tantangan dunia modern secara komprehensif," katanya.

Konferensi tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain penyelenggaraan forum dan program akademik berkelanjutan yang berfokus pada penguatan hubungan antara sains dan agama. Para peserta juga mengusulkan agar forum ini menjadi agenda tahunan yang digelar secara bergilir di negara-negara mayoritas Muslim maupun wilayah dengan komunitas Muslim yang signifikan.

Peserta konferensi juga menyampaikan apresiasi atas peluncuran //Global Council of Scientific Miracles in the Qur'an and Sunnah// dari Kuala Lumpur. Dewan global tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi ilmiah internasional sekaligus memperkuat kerja sama penelitian antara ulama dan akademisi, khususnya di kawasan ASEAN.

Konferensi ini merupakan bagian dari rangkaian //Third International Summit of Religious Leaders 2026* dan //4th Southeast Asia Scholars Conference 2026// yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre pada 12-13 Juni 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Liga Muslim Dunia bekerja sama dengan Kantor Perdana Menteri Malaysia.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PANI Eksekusi Private Placement, Dua Investor Baru Jadi Pemegang Saham
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Presiden Jerman Bicara Bahasa Indonesia: Presiden Prabowo, Terima Kasih Banyak
• 3 jam laludetik.com
thumb
Polda Metro Jaya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Kunjungan Presiden Jerman, Ini Lokasinya
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kabar Duka, Penyanyi Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
dr. Ngabila Salama Tegaskan Stop Stigma Kesehatan Mental: Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik
• 1 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.