Sanrah Food Jadi Peserta Terjuragan di JJN, Produk Sambal dan Bebeknya Tembus Pasar Eropa

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Sanrah Food berhasil meraih gelar Terjuragan dalam program Juragan Jaman Now (JJN) Season 5. Usaha kuliner milik Lina S. Rahmania ini sukses mencuri perhatian para panelis berkat kualitas produknya yang dinilai unggul, inovatif, serta memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar dalam maupun luar negeri.

Berawal dari usaha rumahan yang didirikan pada 2015, Sanrah Food kini dikenal melalui berbagai produk frozen food, aneka sambal, hingga makanan siap santap (ready to eat) yang praktis dan higienis.

Berawal dari Hobi Makan Enak Setelah Suami Pensiun

Lina mengungkapkan bahwa ide mendirikan Sanrah Food muncul setelah sang suami memasuki masa pensiun. Meski tidak memiliki latar belakang sebagai juru masak, ia memberanikan diri terjun ke dunia kuliner berbekal kecintaannya terhadap makanan.

"Saya memulai usaha pada tahun 2015 saat suami saya memasuki masa pensiun. Saya sebetulnya tidak bisa masak, tapi saya suka makan enak. Itu modal saya," ujar Lina, dalam tayangan Juragan Jaman Now Season 5 Metro TV, yang dikutip Senin, 15 Juni 2026.

Pada awalnya, Lina membuka restoran di kawasan Kebayoran Baru. Namun, ia menyadari bahwa menjalankan bisnis restoran tidak semudah yang dibayangkan. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian beralih ke bisnis frozen food yang menjadi cikal bakal berkembangnya Sanrah Food hingga saat ini.

Baca Juga :

Tampil di JJN Season 5, Jamur Crispy Nya Nyok Usung Konsep Healthy Snack
Miliki Produk Sambal dan Frozen Food Unggulan
Salah satu produk Sanrah Food, dok: Metro TV

Sanrah Food menghadirkan berbagai produk unggulan, mulai dari frozen food berbahan dasar bebek hingga aneka sambal khas seperti sambal kecombrang, sambal bawang, sambal ikan tuna, dan sambal bebek.

Tak berhenti di situ, Sanrah Food juga mengembangkan lini produk ready to eat yang memungkinkan konsumen menikmati makanan tanpa perlu proses memasak yang rumit. Beberapa menu yang ditawarkan antara lain:

  • Paru mercon
  • Gudeg
  • Buntil
  • Sate ayam
  • Tuna cabai hijau

Seluruh produk dibuat dengan standar halal, higienis, dan telah memiliki sertifikasi resmi sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Produk Sanrah Food Tembus Pasar Eropa

Salah satu pencapaian yang paling membanggakan bagi Lina adalah ketika produk sambalnya berhasil dipasarkan di Jerman.

"Sambal saya sudah bisa dijual di Jerman, tepatnya di House of Indonesia di Bremen setelah melalui masa kurasi," katanya.

Menurut Lina, dalam beberapa bulan terakhir permintaan dari luar negeri terus meningkat. Produk Sanrah Food bahkan telah dibawa ke sejumlah negara di Eropa.

"Yang membuat saya kaget, dalam lima bulan terakhir banyak produk saya dibawa ke Jerman, Belanda, sampai Paris. Dalam sebulan bahkan bisa tiga kali order," ungkapnya.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa produk kuliner lokal Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.

Ingin Tingkatkan Kapasitas Produksi

Di hadapan para panelis Juragan Jaman Now, Lina mengungkapkan keinginannya untuk meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.

Saat ini, Sanrah Food mampu memproduksi sekitar 300 kemasan per hari. Namun, kapasitas tersebut dinilai masih belum cukup untuk memenuhi peluang yang ada.

"Saat ini kapasitas produksi saya sekitar 300 kemasan per hari. Saya ingin bisa meningkatkan kapasitas hingga dua kali lipat karena permintaan yang sedang sangat tinggi," ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Lina mengajukan dukungan dana sebesar Rp75 juta yang akan digunakan untuk memperluas rumah produksi dan menambah mesin retort.

Saat ini omzet Sanrah Food berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp120 juta per bulan. Dengan peningkatan kapasitas produksi, ia optimistis omzet usahanya dapat meningkat secara signifikan.

Baca Juga :

Mama Yam Kenalkan Pastel Pastry Modern di JJN Season 5, Panelis Soroti Positioning Produk
Dipuji Irwan Mussry

Kualitas produk Sanrah Food mendapat apresiasi langsung dari para panelis. Salah satu pujian datang dari Irwan Mussry yang terkesan dengan produk bebek siap santap milik Sanrah Food.

"Bebeknya solid, enak sekali. Mungkin bebek retort terenak yang pernah saya makan," ujar Irwan.

Pujian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa produk Sanrah Food memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar makanan siap saji.

Resmi Jadi Terjuragan JJN Season 5
Sanrah Food jadi peserta terjuragan, dok: Metro TV

Setelah melalui proses penilaian, Sanrah Food akhirnya dinobatkan sebagai peserta Terjuragan pada episode tersebut.

Sebastian Togelang menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena kualitas produk yang sangat baik, perhatian terhadap detail, serta kemampuan Sanrah Food menembus pasar internasional.

"Produknya sangat enak. Kita juga melihat kualitasnya, perhatian terhadap detail sambalnya, bahkan sudah bisa diterima di luar negeri. Selain itu, passion Bu Lina sangat terlihat dari awal. Hal-hal itu yang membuat Sanrah Food sangat menarik," kata Sebastian.

Berkat kualitas produk, inovasi, dan semangat bisnis yang kuat, Sanrah Food berhasil membawa pulang gelar Terjuragan JJN Season 5 sekaligus mendapatkan tambahan dana sebesar Rp10 juta dari panelis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baby Soso Genap Satu Bulan, Maia Estianty Ucapkan Terima Kasih ke Alyssa Daguise, Al Ghazali, dan Besannya
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Inaco (JELI) Siap IPO, Bidik Dana hingga Rp392 Miliar
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Update Bursa Transfer: CEO Baru Juventus Ingin Perpanjang Kontrak Dusan Vlahovic, Siapkan Tawaran Begini
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Bakal Koordinasi dengan BGN soal Efisiensi Anggaran MBG
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Usulan Kantin Sekolah Kelola MBG Sudah Diajukan Sejak Awal, tapi...
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.