Demokrat Ajak Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik Tetap Kondusif dan Beradab

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat mengajak seluruh elemen bangsa menjaga ruang publik tetap kondusif, sejuk, dan produktif di tengah dinamika kehidupan politik dan kebangsaan.

Melalui siaran pers yang diterima, Demokrat menegaskan bahwa kebebasan berpendapat, kritik terhadap pemerintah, maupun dukungan terhadap suatu kebijakan merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin konstitusi.

BACA JUGA: Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN

Namun, menurut Demokrat, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab dan etika agar ruang publik dapat menjadi sarana pertukaran gagasan yang sehat dan konstruktif.

"Ruang publik akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat apabila diisi dengan pertukaran gagasan, argumentasi yang sehat, data yang akurat, serta solusi yang konstruktif bagi berbagai persoalan bangsa," demikian pernyataan Partai Demokrat yang dikutip JPNN.com, Senin (15/6).

BACA JUGA: Soal Putusan Terbaru MK, AHY: Demokrat Selalu Dukung Partisipasi Perempuan di Politik

Partai berlambang mercy itu juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi saling merendahkan, menghina, maupun memperuncing polarisasi di tengah masyarakat.

Menurut Demokrat, Indonesia memiliki tradisi musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan, serta semangat persatuan yang harus terus dijaga bersama.

BACA JUGA: Demokrat Bilang Sudah Terapkan Syarat Keterwakilan Caleg Perempuan 30 Persen

Demokrat menilai perhatian publik seharusnya lebih difokuskan pada berbagai persoalan yang menyentuh kepentingan rakyat, seperti peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta menjaga stabilitas nasional.

Karena itu, Demokrat mengajak tokoh masyarakat, tokoh politik, pegiat media sosial, dan seluruh warga negara untuk mengedepankan etika dalam komunikasi publik.

"Demokrasi akan semakin kuat apabila perbedaan pandangan disampaikan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab. Persatuan bangsa harus senantiasa menjadi kepentingan yang lebih besar daripada perbedaan yang ada," lanjut pernyataan tersebut. (kkp/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fakta-Fakta Mencekam Bentrok TNI dengan Brimob


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bakal Terima Presiden Jerman Besok, Bahas Investasi hingga Toleransi Beragama di Indonesia
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026 dengan Empat Program Studi Khusus Agraria
• 14 jam lalupantau.com
thumb
PMI: Donor darah perkuat solidaritas-pelayanan kesehatan RI
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Terungkap, Satu Keluarga Tewas Saat Kemah di Temanggung Keracunan Gas CO
• 53 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kekuatan Fandom Indonesia Terungkap! Stray Kids, BABYMONSTER Hingga BTS Masih Sulit Tergeser
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.