Bahlil Tegaskan Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik, BBM Nonsubsidi Ikuti Harga Minyak Dunia   

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bahlil menegaskan pemerintah telah memutuskan tetap memberikan subsidi untuk bahan bakar jenis pertalite maupun gas LPG 3 kg.

Bahlil Tegaskan Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik, BBM Nonsubsidi Ikuti Harga Minyak Dunia. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah telah memutuskan tetap memberikan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite maupun gas LPG ukuran 3kg.

Ia memastikan bahwa kehadiran subsidi dari kas negara itu akan tetap menjaga harga jual kedua produk itu tidak mengalami kenaikan di pasar. Harga pertalite akan tetap terjaga di Rp10.000 per liter, dan harga LPG 3kg berasa di kisaran Rp18.000-Rp24.000 (tergantung wilayah penjualan). 

Baca Juga:
Harga Pertamax Naik, Pertamina Klaim Stok Pertalite Cukup dan Tersedia bagi Masyarakat

"Kami laporkan, di balik dinamika harga global, kita bersepakat untuk tidak menaikkan BBM bersubsidi, termasuk LPG," ujarnya dalam Rapat Bersama Komisi XII DPR RI, Senin (15/6/2026). 

Bahlil mengakui, di tengah konflik yang belakangan berkembang di Timur Tengah membuat harga minyak dunia mengalami lonjakan. Bahkan menurutnya, harga minyak dunia sangat dinamis, alias bisa cepat naik maupun turun. 

Baca Juga:
Komisi VI DPR Akan Panggil Pertamina, Waspadai Migrasi Konsumen dari Pertamax ke Pertalite

"Dalam kondisi geopolitik yang belum menentu, harga minyak dunia selalu dinamis sekali, dan kita berdoa agar ketegangan politik bisa selesai sehingga kita bisa menganalisa. Karena sekarang bisa cepat naik dan cepat turun," tambahnya. 

Sementara untuk harga BBM non subsidi, Bahlih menegaskan harga jual bakal menyesuaikan dinamika harga minyak mentah dunia. Maka dari itu belakangan Pertamina menaikkan hampir seluruh produk BBM-nya, kecuali pertalite, dan solar subsidi. 

Baca Juga:
Purbaya Ungkap Kemungkinan Pengguna Pertamax Pindah ke Pertalite, Beban Subsidi Bisa Bengkak?

Itu lantaran harga jual BBM non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia, Bahlil mengatakan kondisi harganya pun bisa mengalami penurunan apabila harga minyak dunia tengah melemah. 

"Yang khusus minyak BBM untuk masyarakat mampu, sesuai dengan Permen, itu diserahkan harga pasar, jadi kadang naik kadang turun," kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.015 Pelari dari 34 Negara Ikuti Trail of The Kings by UTMB 2026, Danau Toba Kian Mendunia
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Ajukan Pagu Indikatif Kemenkeu Rp49,80 Triliun di 2027
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kelakar Purbaya saat Terima Hasil Lelang Kejagung: Kalau Ada Harley, Saya Tebus
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Mengenali Orang yang Dapat Dipercaya dari Caranya Bergaul
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dinas LHK Depok soal Situ Bahar Tercemar: Kami Akan Awasi Perusahaan di Sekitar
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.