Momen Unik Gladi Resik Kirab Malam 1 Suro, Kebo Bule Justru Ngambek hingga Lakukan Hal Ini

grid.id
14 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Malam 1 Suro bak menjadi malam istrimewa di Surakarta. Namun, Kebo Bule yang biasa melakukan kirab malam justru ngambek saat gladi resik. Kira-kira, kenapa ya?

Belum lama ini, kejadian unik terjadi pada acara gladi resik Kirab Malam 1 Suro yang dilakukan di Solo. Pasalnya Kebo Bule yang akan melakukan gladi justru ngambek.

Dikutip dari KOMPAS.com pada Senin (15/6/2026), pada malam 1 Suro nanti Pura Mangkunegaran akan menggelar acara peringatan. Acara tersebut akan digelar pada Selasa (16/6/2026).

GRaj Ancillasuro Marina Sudjiwo atau Gusti Suro mengungkap bahwa acara tersebut adalah acara sakral untuk rekleksi diri dan perenungan. Ia juga menegaskan bahwa acara tersebut bukanlah tontonan.

"Satu Suro bukan tontonan dan bukan pula festival, melainkan undangan untuk mulih (hadir), melepaskan dan menyambut," jelasnya.

Pura Mangkunegaran juga akan melangsungkan acara tirakatan selama 24 jam lamanya. Kegiatan ini merupakan penyambutan pergantian tahun di kalender Jawa.

Selain Pura Mangkunegaran, akan ada acara kirab Keraton Kasunanan Surakarta yang diikuti oleh Kebo Bule atau kebo putih. Dikutip dari TribunVideo pada Senin (15/6/2026), kirab ini merupakan arak-arakan Kyai Slamet, yakni para kerbau berwarna putih yang dikeramatkan.

Selain diarak, para kerbau ini akan diberi sesajen dan juga dimandikan. Sebelumnya, pihak keraton akan melakukan gladi resik terlebih dahulu.

Namun, diketahui terdapat momen unik ketika gladi akan digelar. Pasalnya, kebo bule ngambek dan enggan untuk melakukan gladi.

Dikutip dari TribunSolo pada Senin (15/6/2026), gladi tersebut digelar pada Minggu (14/6/2026) sore. Para kebo bule pun harusnya turut mengikuti acara tersebut.

Dalam acara kirab, kebo-kebo putih itu akan menjadi cucuk lampah yang berjalan paling depan. Diketahui, kebo-kebo yang akan mengikuti kirab tersebut adalah Kyai Wati, Kyai Mugi, Kyai Suro, Kyai Pahing, dan Kyai Ponco.

 

Namun, mereka justru ngambek dan enggan mengikuti gladi. Mereka tak mau mengikuti kegiatan untuk peringatan Malam 1 Suro tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga berlarian lantaran enggan digiring oleh pawang. Kejadian itupun berlangsung hingga satu jam lamanya.

Dengan susah payah, para pawang akhirnya hanya bisa membawa 2 kebo bule untuk mengikui gladi resik. Mereka adalah Kyai Pahing dan Kyai Suro.

Sedangkan, tiga kebo lainnya terpaksa dikembalikan ke kandang mereka. Pawang pun mengungkap penyebabnya.

Ia mengatakan bahwa kebo-kebo itu tengah dalam masa birahi, sehingga mereka enggan mengikui kegiatan tersebut.

"Ini tadi gladi kedua, tapi agak rewel, birahi, enggak mau jalan. Jadi yang tiga balik kandang lagi karena kejar-kejaran terus," jelas Heri, pawang para kebo tersebut.

Heri juga mengungkap bahwa hal ini mungkin akan berlangsung hingga 3 hari. Menurutnya, setelah melewati masa birahi, kebo-kebo itu akan menurut lagi.

"Iya memang waktunya birahi. Paling 2–3 hari sudah mau nurut lagi," sambungnya.

Tak hanya itu, banyaknya warga yang antusias ingin menonton juga menjadi salah satu penyebabnya. Heri mengungkap hal ini membuat para kebo sulit dikendalikan.

Kirab malam 1 Suro tersebut akan dilangsungkan pada Selasa (16/6/2026) nanti. Para kebo bule ini akan tetap mengikuti kirab seperti yang sudah dijadwalkan. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Harga BBM Terbaru 15 Juni 2026, Mana Paling Murah?
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Diskusi di UGM Berujung Ricuh, Wamentan Sudaryono Merasa Ada yang Memukul dan Melempar Air
• 13 menit laluviva.co.id
thumb
Harga BBM di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Masih Bertahan per 15 Juni 2026
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Bos Maktour Travel Lagi-Lagi Absen Panggilan KPK
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Bahlil Bentuk Tim Pengadaan Atasi Kendala Pasokan Batu Bara Buat PLN
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.