jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani meminta pemerintah secara berkala menyampaikan informasi ke publik, faktor-faktor yang memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM).
Hal demikian menyikapi turunnya harga minyak dunia ketika pemerintah telah menetapkan kenaikan harga BBM Pertamax lebih dari 30 persen dari tarif awal.
BACA JUGA: Harga BBM Subsidi Tetap, Perlu Empati Agar Pengguna Pertamax Tidak Beralih ke Pertalite
Menurut Meitri, keterbukaan informasi akan membantu membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus mengurangi ruang spekulasi.
"Terpenting itu memastikan setiap keputusan didasarkan pada data yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat," kata legislator fraksi PKS itu melalui keterangan persnya, Senin (15/6).
BACA JUGA: GREAT Institute: Menahan Harga BBM Nonsubsidi Menambah Tekanan Postur Fiskal
Namun, dia berharap masyarakat bisa merasakan manfaat melalui kebijakan energi adaptif ketika tren penurunan harga minyak dunia terjadi secara konsisten.
"Kami berharap apabila tren penurunan harga minyak dunia berlangsung konsisten dan faktor-faktor pembentuk harga lainnya ikut membaik, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat melalui kebijakan energi yang lebih adaptif," katanya.
BACA JUGA: Ekonom Beri Peringatan Efek Kenaikan Pertamax, Inflasi, hingga Dapur Kelas Menengah
Dia menuturkan bahwa penentuan harga BBM nonsubsidi di level domestik, mengacu pada formula yang menggunakan rata-rata tarif dalam periode tertentu.
Dari situ, terdapat jeda waktu antara perubahan harga minyak dunia dan dampaknya terhadap harga BBM di level domestik.
Namun, kata Meitri, kondisi turunnya harga minyak dunia tidak boleh diabaikan.
Pemerintah dan badan usaha energi harus menunjukkan respons yang cepat dan transparan ketika tekanan tarif mereda.
"Ketika harga minyak dunia naik, masyarakat merasakan dampaknya cukup cepat, karena itu, saat harga mulai turun, pemerintah juga perlu menunjukkan komitmen yang sama untuk mengevaluasi harga secara objektif dan terbuka. Prinsip keadilan harus dirasakan di kedua situasi tersebut," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pasokan BBM Aman, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi di Jabodetabek Jabar
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan




