Jakarta: Sinar matahari sore yang mulai meredup di ufuk barat Jakarta Selatan tidak menyurutkan langkah ratusan warga untuk memadati Taman Bendera Pusaka. Alunan musik religi yang teduh dan hamparan hijau pepohonan kota sukses menyulap taman ini menjadi oase spiritual, memikat hati masyarakat yang ingin merayakan pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dengan cara yang berbeda.
“Pulang kerja disempetin kesini mba, mau nonton tausiah Ustaz Akri. Melepas penat juga ya, jarang ada tausiah di tengah taman,” tutur Rahma, 28, salah satu pekerja kantoran asal Jakarta yang ditemui Metrotvnews.com di lokasi, Senin, 15 Juni 2026.
Baca Juga :
Mengenakan pakaian kasual rapi, Rahma mengaku sengaja bergegas dari tempat kerjanya demi bisa duduk lesehan di atas rumput taman. Baginya, konsep festival keagamaan yang digelar di ruang terbuka publik seperti ini memberikan daya tarik tersendiri, terasa lebih intim, sejuk, sekaligus menenangkan pikiran setelah seharian bergelut dengan rutinitas pekerjaan.
Informasi mengenai kemeriahan perhelatan ini ia dapatkan dari media sosial dan cerita seorang rekan sejawat. Rasa penasarannya pun terjawab tuntas sore itu.
“Tahunya dari teman karena kemarin dia ke sini, katanya ada konser dan kirab juga ya. Meskipun weekday ya tapi acaranya menarik dan lumayan ramai,” tambah Rahma.
Antusiasme serupa juga terpancar dari raut wajah Ani, pengunjung lainnya yang datang memboyong keluarga kecilnya. Bagi Ani, fakta bahwa festival ini bergulir di hari kerja (weekday) sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk berburu kedamaian spiritual di sore hari kota Jakarta. Warga berbondong-bondong datang, menggelar tikar, dan menikmati lantunan selawat yang menggema syahdu.
Festival Muharram 1448 Hijriah di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Foto: Instagram Disparekraf DKI Jakarta.
Sejak dibuka pada Minggu, 14 Juni 2026 kemarin, Festival 1 Muharram 1448 H ini memang bertabur bintang dan tokoh religi terkemuka. Sebut saja canda tawa sarat makna dari Ustaz Akri Patrio, lantunan selawat legendaris Hadad Alwi, harmonisasi nasyid Snada, hingga penampilan modern dari Jakarta Happy Voices dan penyanyi Jaz.
Kemeriahan pesta rakyat religius ini dipastikan mencapai puncaknya malam nanti. Tak hanya diisi tausiah dan panggung musik, sebuah kirab budaya obor menyambut Tahun Baru Islam dijadwalkan akan dilepas secara langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.




