Imigrasi Kendari Dalami Dugaan TPPM Tujuh WNA

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita

KENDARI, KOMPAS.TV - Tujuh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok diamankan petugas Kantor Imigrasi Kendari di sejumlah lokasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Mereka diduga melanggar ketentuan keimigrasian karena izin tinggal yang dimiliki telah habis masa berlakunya.

Selain dugaan pelanggaran izin tinggal, ketujuh WNA tersebut juga terindikasi sebagai korban tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM). Temuan itu masih didalami oleh pihak imigrasi melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya, mengatakan seluruh WNA asal Tiongkok tersebut saat ini masih berada di Kantor Imigrasi Kendari untuk menjalani proses pemeriksaan.

Menurut dia, pendalaman dilakukan untuk memastikan status keimigrasian serta menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana penyelundupan manusia yang melibatkan para WNA tersebut sebagai korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak imigrasi akan menentukan langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu opsi yang disiapkan adalah deportasi ke negara asal mereka.

Imigrasi Kendari juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengungkap dugaan jaringan penyelundupan manusia yang menyebabkan ketujuh warga negara asing tersebut berada di Indonesia tanpa dokumen izin tinggal yang masih berlaku.

Penulis : KompasTV-Makassar

Sumber : Kompas TV

Tag
  • WNA
  • tiongkok
  • penangkapan
  • imigrasi
  • berita makassar
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menakar Kesiapan Data di Balik Terobosan Digital Single ID
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Perkiraan Jumlah Massa dan Titik Demo Hari Ini di Jakarta Pusat
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Kimia Farma bidik potensi ekonomi lansia Rp700 triliun pada 2045
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Bidik Rp12 Triliun dari Lelang 8 Seri Sukuk Negara
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
[FULL] Rosan Roeslani Ungkap Hasil Ratas Bersama Prabowo hingga Bicara Faktor Rupiah-IHSG Menguat
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.