JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menjawab pertanyaan awak media mengenai tindak lanjut pihaknya terhadap motor listrik hasil pengadaan badan yang dipimpinnya itu.
Motor listrik itu merupakan hasil pengadaan era eks Kepala BGN yang lama, Dadan Hindayana.
"Secara keseluruhan, bukan cuma motor, semua yang sudah dibelanjakan di 2025, termasuk IT, sebenarnya kami inginnya itu dimaksimalkan," ujar Agustina di Jakarta, Senin (15/6/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Menurutnya, pengadaan-pengadaan barang yang sudah telanjur dibayarkan dalam pengadaan sebelumnya, akan dimaksimalkan penggunaannya.
Wakil Kepala BGN baru itu juga mengatakan pihaknya akan menyisir ketat anggaran badan tersebut untuk selanjutnya.
Baca Juga: Terkuak! Kejagung Selidiki Harga Motor Listrik BGN Rp47 Juta per Unit
Ia memastikan tidak ada pengadaan barang baru jika fungsi atau keluarannya sama dengan barang yang sudah dibeli di pengadaan sebelumnya.
Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan tindak lanjut terhadap 21 ribu lebih motor listrik pengadaan BGN di masa kepemimpinan Dadan Hindayana akan diserahkan ke pimpinan BGN baru.
"Nanti keputusan nanti terserah Kepala BGN, kalau misalnya nanti ada keputusan dari presiden dialihkan ke mana yang bermanfaat," ujarnya di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (10/6/2026), sebagaimana video YouTube KompasTV.
Menurut pemberitaan KompasTV 10 Juni 2026 lalu, motor-motor listrik hasil pengadaan BGN tampak berjajar dan tertutup plastik di halaman parkir di kawasan Sentul.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- motor listrik
- motor listrik bgn
- bgn
- wakil kepala bgn
- agustina arumsari
- dadan hindayana





