Pantau - Pemerintah Indonesia dan Qatar menyelenggarakan Konsultasi Politik Pertama di Jakarta pada Senin sebagai langkah memperkuat hubungan persahabatan dan kemitraan strategis, sekaligus menyepakati pelaksanaan Strategic Dialogue di tingkat menteri luar negeri pada 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Muhammad Anis Matta bersama Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi.
Konsultasi politik perdana ini menjadi tonggak penting dalam membangun kerangka kerja sama yang lebih terstruktur untuk membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Strategic Dialogue yang disepakati akan difokuskan pada peningkatan kerja sama di bidang politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi, serta sosial budaya.
Percepatan Nota Kesepahaman dan Kerja Sama MultilateralKementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan, “Dalam pertemuan, kedua delegasi sepakat untuk mempercepat penyelesaian sejumlah nota kesepahaman yang masih dalam proses, antara lain di bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketenagakerjaan, serta penanggulangan terorisme.”
Kedua negara juga menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi di berbagai forum regional maupun multilateral.
Bentuk kerja sama tersebut meliputi saling mendukung pencalonan di berbagai organisasi internasional serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transisi energi, termasuk dalam kerangka kerja sama Global South.
Secara khusus, kedua pihak turut bertukar pandangan mengenai perkembangan di kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan Gulf Cooperation Council (GCC).
Sepakat Dorong Deeskalasi Konflik dan Dukung PalestinaMenanggapi perkembangan di Timur Tengah, Indonesia dan Qatar menyampaikan pandangan yang sejalan mengenai pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur damai.
Kementerian Luar Negeri RI mengungkapkan, “Menanggapi eskalasi terkini di kawasan Timur Tengah, kedua pihak memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya de-eskalasi konflik, penghormatan terhadap hukum internasional, kedaulatan negara, serta penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi.”
Terkait isu Palestina, Indonesia dan Qatar kembali menegaskan dukungan terhadap perjuangan bangsa dan rakyat Palestina.
Kedua pihak juga menyerukan gencatan senjata permanen di Gaza serta akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.
Selain itu, Indonesia dan Qatar menegaskan pentingnya memulai kembali proses politik damai untuk mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat penuh berdasarkan Solusi Dua Negara sesuai hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.




