Jangan Terlewat! Ini Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 H Lengkap dengan Artinya

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tahun Baru Islam 1448 Hijriah segera tiba. Momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah ini tidak hanya menjadi penanda bergantinya waktu, tetapi juga kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan sunnah yang banyak dikerjakan saat memasuki bulan Muharram adalah berpuasa. Bahkan, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. 

Baca Juga :
Tata Cara Puasa Sunnah Syawal: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya
Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadan agar Sah? Ini Penjelasan Para Ulama

Tak heran jika banyak umat Muslim mulai mencari informasi mengenai niat puasa 1 Muharram 2026, lengkap bacaan yang benar agar ibadah yang dilakukan sesuai tuntunan.

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 2026

Sebelum menjalankan puasa, umat Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu. Niat puasa sunnah dapat dilakukan sejak malam hari setelah waktu Maghrib hingga sebelum terbit fajar.

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 2026

Berikut bacaan niat puasa 1 Muharram yang dapat diamalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala."

Membaca niat merupakan bagian penting sebelum menjalankan ibadah puasa. Karena itu, pastikan bacaan niat diucapkan dengan benar dan dilakukan dengan penuh kesungguhan hati.

Mengapa Puasa Muharram Sangat Dianjurkan?

Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan besar. Salah satunya sebagaimana riwayat yang dinukil Al-Hafizh Ibnu Hajar RA dari Hafshah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari."

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram. Keutamaan inilah yang membuat banyak umat Muslim berusaha menghidupkan bulan Muharram dengan berbagai amalan saleh.

Baca Juga :
Bacaan Niat Puasa Nisfu Sya’ban dan Tata Caranya, Amalan Sunnah Jelang Ramadhan
Utang Puasa Belum Lunas? Simak Tata Cara dan Niat Qadha Sebelum Ramadan
Pengguna LRT Jabodebek Sentuh 139 Ribu Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Arab Saudi vs Uruguay: La Celeste Lebih Kuat, Green Falcons Tak Bisa Diremehkan
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Bupati Kediri Lepas Siswa Boarding School Masuk Perguruan Tinggi
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AS dan Iran Diklaim Sudah Tandatangani Kesepakatan Akhiri Perang
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Pejabat BKAD Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Rumah Terkunci
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga Minyak Dunia Kembali Naik Meski AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Damai
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.