Cerita Menegangkan Jenderal Kopassus Lolos dari Bidikan Sniper Paling Mematikan

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA –  Keberanian dan sikap teguh anggota Kopassus saat menjalankan misi operasi berbahaya tidak perlu diragukan.   

Salah satunya adalah Benny Moerdani, jenderal Kopassus yang nyaris kehilangan nyawa setelah menjadi sasaran tembak pasukan elite dunia, Special Air Service (SAS) dan marinir Belanda Koninklijke Mariniers.

Saat itu, Benny masih berpangkat kapten di RPKAD (cikal bakal Kopassus) diterjunkan dalam Operasi Naga di Irian Barat.

Baca Juga :
Viral Anggota TNI AD Diduga LGBT, Begini Reaksi Tegas Jenderal Tempur Kopassus

Operasi Naga tergolong berat karena bertujuan menggagalkan rencana Belanda membentuk “negara boneka” di Papua. Operasi ini juga menjadi bagian dari strategi TNI untuk memecah fokus kekuatan Belanda yang mencapai sekitar 10.000 personel dan berpusat di Biak.

Melansir buku Benny Moerdani yang Belum Terungkap, dikutip, Senin (15/6/2026),  disebutkan adanya upaya perburuan terhadap Benny oleh pasukan elite Belanda.

Sebanyak 213 prajurit Kopassus diterjunkan dalam Operasi Naga menggunakan tiga pesawat C-130 Hercules di wilayah Merauke, Papua, pada 23 Juni 1962.

Baca Juga :
Kisah Mantan Preman Gabung Tamtama TNI, Kariernya Moncer hingga Jadi Perwira Kopassus

Namun, rencana operasi tersebut bocor melalui siaran radio Australia. Mengetahui hal itu, pasukan Belanda segera bergerak melakukan penyergapan terhadap Benny dan pasukannya.

Tim Naga yang dipimpin Benny tetap melanjutkan pergerakan menuju pusat pertahanan Belanda di Merauke, meski menghadapi berbagai hambatan. Bentrokan pecah, antara pasukan Naga dan Marinir Belanda pada 28 Juni 1962.

Dua perahu motor milik marinir Belanda tiba-tiba menyerang pasukan Benny yang tengah beristirahat di Sungai Kumbai. Pertempuran jarak dekat pun tak terhindarkan.

Baca Juga :
Jenderal Kopassus Richard Tampubolon Pimpin Pertemuan TNI - Militer Singapura, Ini yang Dibahas!

Benny mencari perlindungan sambil memerintahkan anak buahnya untuk menyelamatkan diri. Ia hampir tewas setelah topi rimbanya tertembus peluru, namun berhasil lolos.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Sudah Tiba di RI
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Hujan Lebat Intai Babel, Kalbar, Sulut, dan Papua Pegunungan hingga 18 Juni
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Deltamas (DMAS) Tunjuk Teky Mailoa Jadi Presiden Komisaris, Gantikan Muktar Widjaja 
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga HP Naik Gila-Gilaan, Pedagang Ungkap Waktu Terbaik Beli HP Baru
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Curi Ponsel Anak-anak dengan Modus Top Up Gim, Pria di Sawangan Depok Ditangkap Warga
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.