Trump Sebut Perincian Perjanjian Damai AS-Iran Segera Dirilis

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran telah ditandatangani. Dia juga mengisyaratkan rincian perjanjian tersebut akan dipublikasikan dalam waktu dekat.

“Saya sangat senang mengatakan bahwa ini sudah ditandatangani, kesepakatannya sudah sepenuhnya ditandatangani,” ujar Trump saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela KTT G7, seperti dilansir BBC, Selasa (16/6/2026).

Pejabat senior AS mulai mengungkap sejumlah rincian isi kesepakatan tersebut. Mereka menyebut Selat Hormuz akan kembali dibuka pada Jumat, bertepatan dengan penandatanganan resmi perjanjian di Jenewa.

Mereka juga mengatakan pembicaraan teknis mengenai program nuklir Iran akan dimulai pekan ini. Namun, pelonggaran sanksi maupun pelepasan aset Iran tetap bergantung pada pemenuhan komitmen Teheran dalam perjanjian tersebut.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran hanya terdiri dari “sekitar satu setengah halaman” dan masih bersifat sangat umum.

Vance menambahkan banyak rincian teknis akan dirumuskan dalam tahap negosiasi berikutnya.

Baca Juga

  • Perang Iran-AS Usai, Rosan Optimistis Iklim Investasi Indonesia Menguat
  • AS dan Iran Damai, Harga Emas Melejit, Harga Minyak Menukik
  • AS dan Iran Sepakat Berdamai, Trump Cabut Blokade Selat Hormuz

“Dalam sejumlah isu, kami harus menyelesaikannya pada fase negosiasi teknis. Namun, yang dilakukan MoU ini adalah membentuk kerangka kerja agar Iran memperoleh manfaat dari kesepakatan dengan memenuhi kewajibannya dalam kesepakatan tersebut,” ujarnya.

Pejabat AS menyebut perjanjian tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Trump, Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

Mereka juga mengisyaratkan rincian lebih lanjut dari pakta itu dapat dirilis paling cepat pada Rabu, meskipun Trump mengatakan teks lengkap perjanjian akan dipublikasikan “segera” setelah seremoni pada Jumat.

“Ini dokumen yang sangat kuat, dan saya ingin dokumen ini dipublikasikan. Jadi mungkin dalam waktu dekat,” ujar Trump.

Kesepakatan itu juga akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari ke depan. Dalam periode tersebut, kedua pihak akan merundingkan rincian kesepakatan final.

Mengumumkan terobosan tersebut pada Minggu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang negaranya menjadi mediator, mengatakan kesepakatan itu mencakup “penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon”.

Pejabat AS mengatakan Lebanon termasuk dalam kerangka gencatan senjata, tetapi penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon bukan menjadi syarat kesepakatan. Mereka menambahkan Israel tetap memiliki hak untuk membela diri.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin malam mengatakan pasukan Israel akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon, Suriah, dan Gaza “selama diperlukan”, serta tetap memiliki kebebasan bertindak terhadap ancaman serangan.

Dia juga mengatakan Iran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir, baik dengan maupun tanpa kesepakatan.

Pernyataan Netanyahu disampaikan setelah media Lebanon melaporkan serangan Israel terhadap sebuah mobil di wilayah selatan yang menewaskan sejumlah orang, serangan pertama sejak kesepakatan damai diumumkan. Hezbollah menyatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke arah pasukan Israel sebagai balasan.

Trump pada Minggu mengatakan dirinya telah memerintahkan pencabutan segera blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran. Dia juga menyebut Selat Hormuz akan dibuka kembali setelah kesepakatan awal ditandatangani.

Melalui media sosial pada Senin, Trump mengklaim bahwa “kapal-kapal mulai bergerak, banyak yang membawa muatan minyak, keluar dari Selat Hormuz”.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi penghentian operasi militer dalam wawancara melalui televisi pemerintah Iran. Media pemerintah Iran menggambarkan kesepakatan kerangka tersebut sebagai kemenangan bagi Teheran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi Usai Turunnya Harga Minyak Dunia
• 13 menit laluidxchannel.com
thumb
PLN UID Sulselrabar mencatat penambahan 369 pelanggan baru agrikultur
• 23 menit laluantaranews.com
thumb
Klasemen Grup G Piala Dunia 2026 Makin Panas! Iran Salip Belgia, Selandia Baru di Puncak
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus DBD di Indonesia hingga Mei 2026 Mencapai 39 Ribuan, Kemenkes Targetkan Nol Kematian
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Perkuat Komunikasi Publik, Waka BGN Agustina Arumsari Sekaligus Jadi Jubir BGN
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.