Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih mendominasi cuaca di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (16/6/2026).
Sejumlah kota diperkirakan mengalami hujan ringan hingga hujan petir, sementara beberapa daerah lainnya berawan atau berawan tebal.
Yuyun Prakirawan BMKG menyampaikan, kondisi cuaca di Pulau Sumatera didominasi awan tebal dan hujan. Kota Banda Aceh, Pangkal Pinang, dan Jambi diprakirakan berawan tebal. Sementara Medan, Pekanbaru, Bengkulu, dan Palembang berpotensi diguyur hujan ringan.
“Kota Bandar Lampung diprakirakan mengalami asap atau kabut, sedangkan Padang berpotensi diguyur hujan petir. Waspadai juga hujan petir yang dapat melanda Tanjung Pinang,” kata Yuyun dalam kanal YouTube BMKG.
Untuk wilayah Pulau Jawa, Bandung diprakirakan berawan dan Serang berawan tebal. Sementara itu, Semarang dan Surabaya berpotensi mengalami hujan ringan, sedangkan Yogyakarta diprakirakan cerah berawan.
Di Kalimantan, hujan ringan berpotensi mengguyur Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin. Adapun Tanjung Selor perlu mewaspadai potensi hujan yang disertai petir.
Dilansir dari Antara, kondisi cuaca di Bali dan Nusa Tenggara juga bervariasi. Denpasar diprakirakan berawan tebal, Mataram berpotensi mengalami kabut atau asap, sedangkan Kupang diprakirakan diguyur hujan ringan.
Sementara itu, wilayah Sulawesi diprediksi didominasi hujan ringan yang berpotensi terjadi di Palu, Gorontalo, Kendari, Makassar, dan Manado.
Di kawasan Maluku dan Maluku Utara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Ternate dan Ambon.
Adapun di wilayah Papua, Jayawijaya dan Merauke diprakirakan berawan. Sementara Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayapura berpotensi mengalami hujan ringan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat terjadi di Sumatra Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.
Selain tiga wilayah tersebut, sejumlah daerah lain di Indonesia juga berstatus waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Masyarakat diimbau memantau informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem, seperti genangan, banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas transportasi. (ant/saf/ham)




