JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta mendukung kesepakatan damai yang akan dicapai Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Anis berharap kesepakatan damai tersebut diikuti dengan pembukaan Selat Hormuz agar lalu lintas perdagangan kembali normal.
"Saya rasa poin yang paling penting dalam MoU ini yang akan ditandatangani nanti Jumat adalah pembukaan Selat Hormuz dan kita berharap ini yang pertama bisa direalisasi," kata Anis ditemui di Menara Kompas, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Anis menilai jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lama, maka dikhawatirkan akan memberi dampak ekonomi lebih parah terhadap Indonesia.
Baca juga: Selat Hormuz Akan Dibuka Jumat, Trump Pastikan Jalur Minyak Dunia Aman
"Karena kalau ini berlangsung lebih lama saya kira dampaknya khususnya kita di Indonesia tentu yang lainnya ikut terdampak secara fiskal itu akan sangat berat," ungkapnya.
Anis mengapresiasi kedua negara sepakat untuk memulai perundingan.
Dirinya juga mengapresiasi para mediator khususnya Pakistan dan negara-negara lain yang terlibat seperti Qatar, Turki, Mesir, Arab Saudi, dan negara lain yang juga ikut terlibat dalam upaya perdamaian tersebut.
"Karena pada dasarnya mereka bukan hanya memediasi mereka berdua yang bertikai ini tapi pada dasarnya mewakili masyarakat dunia semuanya yang sekarang benar-benar mengalami dampak yang sangat buruk dari perang yang tidak selesai-selesai ini," ujarnya.
Baca juga: Trump: Selat Hormuz Dibuka Jumat Usai AS-Iran Sepakati Akhiri Perang
Sebelumnya Amerika Serikat dan Iran resmi menyepakati perjanjian perdamaian dan penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui unggahan di akun media sosial X miliknya.
Sharif menyebutkan, prosesi penandatanganan dokumen resmi perjanjian damai tersebut bakal dihelat pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang