Di Depan Presiden Steinmeier, Prabowo Singgung BJ Habibie hingga Pengalaman Saat Latihan di Jerman

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan banyak warga Indonesia yang menempuh pendidikan dan pelatihan di Jerman.

Prabowo mengatakan ini saat momen jamuan santap siang kenegaraan bersama Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan istri, Elke Budenbender di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Di momen itu, Prabowo kemudian menyinggung Presiden ke-3 RI B.J. Habibie yang pernah bersekolah dan bekerja di Jerman.

"Banyak warga Indonesia telah belajar dan memperoleh pelatihan di Jerman. Presiden ketiga Indonesia juga memiliki pengalaman panjang menempuh pendidikan dan bekerja di Jerman,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Prabowo: Jerman Punya Tempat Istimewa bagi Indonesia, Salah Satu Mitra Penting di Eropa

Selain itu, Prabowo juga menceritakan pengalaman pribadinya saat mengikuti pelatihan di Jerman pada tahun 1981.

Mantan Menteri Pertahanan ini berharap kemitraan Indonesia dan Jerman dapat terus diperkuat di berbagai bidang.

“Saya pribadi juga dapat bersaksi atas kekuatan ini karena saya sendiri pernah menjalani pelatihan di Jerman pada tahun 1981. Saya berharap kunjungan Anda dapat semakin memperkuat kerja sama kita, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini,” tuturnya.

Menurut Prabowo, Jerman merupakan sumber inspirasi bagi pembangunan Indonesia, terutama dalam bidang inovasi hingga penguasaan teknologi.

“Jerman secara konsisten menjadi sumber inspirasi melalui inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan yang kuat terhadap aturan dan institusi,” tegasnya.

Baca juga: Prabowo ke Presiden Palestina: Solusi Dua Negara Satu-satunya Jalan Damai

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan peran penting Jerman dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional, bahkan sejak masa sebelum kemerdekaan Indonesia.

“Oleh karena itu, meskipun kedua negara akan segera merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, akar hubungan kita sesungguhnya telah terjalin jauh sebelum Indonesia merdeka,” ucap Presiden RI.

Dia pun menekankan, Jerman memiliki tempat istimewa bagi Indonesia.

Selain itu, Jerman juga dinilai sebagai salah satu mitra penting di Eropa.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Steinmeier ke Indonesia.

Baca juga: Prabowo: Indonesia-Jerman Sepakat Bekerja Sama Jaga Perdamaian Dunia

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dia berharap hubungan persahabatan serta kerja sama antara kedua negara terus berkembang di masa mendatang.

“Saya pikir banyak hubungan akan didukung di Jerman. Sebagai catatan terakhir, saya berharap Presiden Steinmeier dan Ibu Büdenwender sehat dan sukses, dan rakyat Indonesia dan Jerman terus sejahtera dan bersahabat,” tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB Masih Data Kerusakan dan Korban Usai Gempa 6,7 Magnitudo di Palu
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya: Meredanya konflik AS-Iran berpotensi kurangi beban subsidi
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Esa Medika Mandiri Dorong Penguatan TKDN di Industri Alat Kesehatan Nasional
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Aksa Mahmud Ingatkan Pimpinan BEM Unibos Agar tidak Menyusahkan Masyarakat karena Demo
• 23 jam lalutribuntimur.com
thumb
Pesawat Bomber B-52 Angkatan Udara AS Jatuh Saat Uji Terbang di California, Delapan Awak Diduga Tewas
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.