HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Getaran kuat tiba-tiba mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Selasa (16/6/2026). Gempa magnitudo 6,7 dari arah tenggara Palu langsung memicu kepanikan massal.
Pasien, keluarga, hingga tenaga medis RSUD Sulbar berlarian berhamburan keluar gedung. Situasi berubah chaos dalam hitungan detik saat guncangan terasa semakin kuat.
Guncangan gempa yang berpusat di tenggara Palu, Sulawesi Tengah, terasa luas hingga Mamuju. BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB atau 11.27 Wita dengan magnitudo 6,7.
Episenter berada di darat sekitar 42 kilometer arah tenggara Palu, dengan kedalaman 10 kilometer. Meski tidak berpotensi tsunami, getaran yang kuat tetap menimbulkan kepanikan warga.
Di RSUD Provinsi Sulawesi Barat, suasana berubah mencekam sesaat setelah gedung mulai bergetar. Ratusan pasien yang sedang dirawat langsung dievakuasi secara darurat oleh tenaga medis dan keluarga.
Berdasarkan rekaman di lokasi, pasien pascaoperasi hingga lansia tampak dibantu keluar ruangan. Sebagian berjalan tertatih sambil memegangi tiang infus yang didorong terburu-buru menuju jalur evakuasi.
Pasien yang tidak mampu berjalan dievakuasi menggunakan tempat tidur dorong atau brankar. Petugas medis berlari mengevakuasi mereka keluar gedung melalui koridor sempit rumah sakit.
Kepanikan semakin meningkat di area tangga dan lorong utama. Teriakan instruksi darurat terdengar dari petugas medis di tengah situasi kacau.
Suasana saling dorong dan langkah tergesa-gesa terjadi di sepanjang lorong rumah sakit. Banyak pasien terlihat syok dan menangis saat berusaha menyelamatkan diri.
Beberapa keluarga tampak memeluk erat pasien sambil menuju titik kumpul di area halaman. Situasi evakuasi berlangsung dalam kondisi panik dan serba cepat. (*)





