JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru bicara Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bahtra Banong, berpendapat pembenahan di Badan Gizi Nasional (BGN) dapat dilakukan tanpa perlu menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (16/6/2026), Bahtra menjawab pertanyaan apakah pembenahan di BGN akan berlangsung optimal jika MBG masih terus berjalan.
“Saya pikir ini secara simultan dilakukan ya bahwa programnya tetap jalan bahwa di sana ada pembenahan, ya harus terutama terkait soal yang menyangkut sasaran penerima manfaatnya,” kata dia.
“Karena begitu sasaran penerima manfaatnya misalnya ditentukan jumlahnya, itu dengan otomatis juga akan dilakukan efisiensi anggaran, karena tidak lagi misalnya penerima manfaatnya sebagaimana yang disampaikan,” ungkapnya.
Baca Juga: BGN Disarankan Setop Sementara Program MBG Selama 30 Hari untuk Perbaiki Tata Kelola
Ia kemudian menyampaikan penjelasan Wakil Ketua BGN yang menyebut adanya pengurangan penerima manfaat MBG.
“Misalnya, penerima siswa SMA yang selama ini dianggap bahwa ada kelompok yang betul-betul rentan membutuhkan, itu artinya diprioritaskan dulu yang membutuhkan itu,” jelasnya.
“Terus kemudian belum lagi daerah-daerah yang dianggap bahwa kan ada juga sekolah-sekolah yang mungkin secara finansial siswa di sekolah tersebut lebih mampu, artinya kan itu juga seharusnya harus dialihkan ke betul-betul yang menjadi tempat yang prioritas.”
Artinya, kata Bahtra, BGN terus melakukan evaluasi dan dengan sendirinya akan terjadi penghematan anggaran.
Merespons pernyataan Bahtra, anggota Koalisi MBG Watch, Agus Sarwono, yang juga menjadi narasumber dalam dialog itu menyatakan, yang paling utama adalah program MBG tepat sasaran, efektif dan efisien.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- badan gizi nasional
- bgn
- makan bergizi gratis
- mbg
- bahtra banong
- gerindra





