Pemprov Jabar Siapkan Skema Alternatif Bagi Calon Siswa yang Belum Terakomodasi di SPMB 2026

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan bahwa akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik pada Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan tetap terjamin. 

Meski ada calon siswa yang belum masuk dalam hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), berbagai langkah antisipasi telah disiapkan agar mereka tetap bisa melanjutkan sekolah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa proses penerimaan bagi siswa yang sudah masuk dalam pemetaan tetap berjalan sesuai tahapan. 

Namun, ia juga memberikan pesan penenang bagi masyarakat yang anaknya belum terdata dalam hasil awal tersebut.

"Bagi yang sudah terpetakan silakan lanjutkan untuk mengikuti tahap berikutnya. Bagi yang belum terpetakan tidak usah kecil hati," ujar Herman saat memberikan keterangan di Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (16/6).

Herman mengungkapkan sedikitnya ada tiga solusi yang disiapkan oleh pemerintah provinsi. Pertama, melakukan optimalisasi pada sekolah-sekolah penyangga untuk memperluas daya tampung. 

Kedua, menyediakan akses melalui Program SMA Terbuka. Ketiga, memanfaatkan kuota di sekolah-sekolah yang telah menjalin kemitraan resmi dengan Pemprov Jabar.

"Nanti ada peluang dioptimalisasi sekolah penyangga, ada juga peluang di SMA Terbuka, dan ada juga peluang di sekolah yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar," kata Herman memaparkan skema tersebut.

Mengenai teknis pelaksanaan lebih lanjut, Herman meminta masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman resmi. 

"Nanti ada apa informasi lebih lanjut dari Disdik Provinsi Jabar," tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menangani keterbatasan daya tampung di sekolah negeri, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sebelumnya telah menjalin kolaborasi dengan 751 sekolah swasta di seluruh wilayah Jawa Barat. 

Langkah ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 78.000 siswa yang tidak terserap di sekolah negeri berdasarkan hasil pemetaan sebelumnya.

Kepala Disdik Jabar, Purwanto, menegaskan bahwa kemitraan dengan pihak swasta ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang merata.

"Kami ingin tetap memberikan pelayanan terbaik agar seluruh anak di Jawa Barat bisa mengakses pendidikan," tegas Purwanto. (ant/dpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Menarik Pertandingan Piala Dunia Spanyol vs Tanjung Verde: Pertemuan Perdana dalam Sejarah
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Kebiasaan yang Membantu Anak Tumbuh Lebih Percaya Diri
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Euforia Piala Dunia 2026, Warga India Buat Gambar Raksasa Messi, Ronaldo, & Neymar
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Puasa Muharam 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Palu, Pasien RS Berhamburan Keluar
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.