JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengaku senang dengan revitalisasi Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang kini hampir rampung.
Pelebaran jalan dan penataan trotoar dinilai membuat kawasan tersebut lebih nyaman bagi pengendara maupun pejalan kaki.
Salah seorang pengemudi ojek online, Herman (42), yang kerap mangkal di kawasan tersebut mengaku senang dengan perubahan yang terjadi.
Baca juga: WN Asal China Ribut di Bandara Soekarno-Hatta akibat Salah Paham
“Sekarang jalanan jadi lebih lancar. Dulu kan dibikin dua jalur (karena tiang monorel mangkrak), kalau jam sore itu macet total. Apalagi bus suka berhenti di sini. Sekarang sudah lancar,” ungkap Herman saat ditemui Kompas.com di depan Plaza Festival, Selasa (16/6/2026).
Selain itu, Herman menilai trotoar yang telah diperlebar membuat wajah Jalan HR Rasuna Said lebih modern.
Bahkan, menurut dia, penataannya kini menyerupai kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang dikenal memiliki trotoar lebar dan ramah pejalan kaki.
“Trotoarnya lebih bagus, modelnya jadi sama kayak di Sudirman,” kata dia.
Meski demikian, Herman menilai masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah, salah satunya pemasangan kamera pengawas (CCTV) untuk meningkatkan keamanan di kawasan tersebut.
Menurut dia, kasus penjambretan masih kerap terjadi meski Jalan HR Rasuna Said merupakan kawasan bisnis yang ramai.
Baca juga: Dua Hari Jelang Eksekusi, Hotel Sultan Masih Terima Tamu, Aparat Belum Terlihat
“Oh iya, penerangannya kurang. Kalau bisa di sini ada kameranya (CCTV). Sering kejadian jambret,” ujar dia.
Sementara itu, warga lainnya, Dinda (27), menilai trotoar yang baru masih terasa panas saat digunakan pada siang hari.
Ia berharap pohon-pohon yang ditanam di sepanjang trotoar dirawat dengan baik sehingga dapat tumbuh besar dan memberikan keteduhan bagi para pejalan kaki.
“Panas sih kalau siang, apalagi di sini banyak kantor-kantor gede ya, pasti banyak pekerjanya yang pake transum (transportasi umum). Jadi semoga aja pohonnya dirawat sampai gede biar nutupin dari matahari,” tutur dia ditemui di kesempatan berbeda.
Pendapat serupa juga disampaikan Fira (25), seorang pendatang yang mengaku nyaman berjalan di trotoar Jalan HR Rasuna Said.
Ia menilai salah satu kelebihan trotoar tersebut adalah tidak disalahgunakan sebagai area parkir maupun jalur sepeda motor.
Baca juga: AC Mati, Kaca Dibuka, Penumpang Taksi Online Jadi Korban Jambret di Senayan





