Krakatau Steel Bersama Pemerintah dan Untirta Bentuk Banten Migrant Center untuk Perluas Peluang Kerja Global

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Krakatau Steel (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Pemerintah Provinsi Banten, dan Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) menandatangani Nota Kesepahaman pembentukan Banten Migrant Center sebagai upaya memperluas peluang kerja dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Provinsi Banten.

Sinergi Empat Lembaga Siapkan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menyatakan pembentukan Banten Migrant Center merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan mampu bersaing di tingkat global.

Akbar Djohan mengungkapkan, “Sebagai BUMN, Krakatau Steel memiliki tanggung jawab moral untuk turut menghadirkan solusi ketenagakerjaan yang konkret bagi masyarakat Banten.”

Ia menjelaskan melalui kolaborasi tersebut Krakatau Steel ingin memastikan ekosistem industri yang berkembang di Banten memberikan manfaat yang lebih luas melalui peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja.

Banten Migrant Center diharapkan menjadi wadah untuk mempersiapkan kompetensi tenaga kerja sekaligus membuka akses penempatan kerja yang legal, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Banten di berbagai negara tujuan.

Krakatau Steel Group juga menyatakan kesiapan mengoptimalkan aset pendidikan, fasilitas pelatihan, dan lingkungan industrinya melalui Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS) untuk mendukung pengembangan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Akbar Djohan menyampaikan harapannya, “Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang memiliki kompetensi global, sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus martabat tenaga kerja Indonesia di pasar internasional.”

Selain menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan juga merupakan Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Banten Jadi Proyek Percontohan Penyiapan Pekerja Migran

Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kolaborasi antara empat lembaga tersebut dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar global.

Andra Soni menegaskan, “Kita harus memastikan pendidikan dan pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri.”

Pemerintah Provinsi Banten berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja yang memiliki kompetensi, memperoleh perlindungan, dan mendapatkan akses terhadap pekerjaan yang layak di dalam maupun luar negeri.

Pemerintah Provinsi Banten juga mengapresiasi dukungan Krakatau Steel Group yang membuka fasilitas pendidikan dan pelatihan untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Menurut Andra Soni, kehadiran Banten Migrant Center diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang legal, aman, dan berkualitas serta mendukung upaya penurunan tingkat pengangguran di Provinsi Banten.

Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian P2MI, Dwi Setiawan Susanto, yang mewakili Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, menyampaikan bahwa Banten menjadi daerah pertama yang mengintegrasikan pemerintah, perguruan tinggi, SMK, dan BUMN dalam satu ekosistem penyiapan pekerja migran Indonesia.

Menurut Dwi Setiawan Susanto, Banten menjadi proyek percontohan implementasi arahan Presiden dalam menyiapkan pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan memiliki daya saing global.

Dwi Setiawan Susanto menyatakan, “Melalui kolaborasi ini, kita ingin mendorong lahirnya lebih banyak tenaga kerja terampil yang mampu mengisi berbagai peluang kerja di pasar internasional.”

Ia menambahkan bahwa Banten Migrant Center akan menjadi wadah penguatan kompetensi, pelatihan, dan akses informasi bagi calon pekerja migran.

Keberadaan pusat tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja yang aman, legal, dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Motif Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Argentina Bidik Awal Sempurna saat Hadapi Aljazair di Laga Perdana Piala Dunia 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS dan Antam 16 Juni 2026 Naik Semua!
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Majelis Umum PBB gelar dialog kelima dengan kandidat sekjen PBB
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Tipe Fuji Cowok-cowok Malaysia? Kekayaan Rakin Khan dan Aisar Khaled Beda Kelas!
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.