Jemaah Haji Sakit Bisa Pulang Lebih Awal, 142 Orang Ikuti Program Tanazul

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKKAH — Sebanyak 142 jemaah haji mengikuti program tanazul atau pemulangan lebih awal ke Indonesia karena alasan kesehatan. Program itu menjadi solusi untuk menjaga kondisi jemaah karena mereka telah melaksanakan seluruh rukun haji sehingga tetap sah untuk pulang lebih awal.

Penanggung Jawab Evakuasi Tanazul Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dr. Syougie SpKP, menjelaskan bahwa program tanazul diberikan khusus kepada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, baik setelah menjalani perawatan di rumah sakit maupun yang berdasarkan pertimbangan medis membutuhkan percepatan kepulangan.

Jemaah harus menjalani asesmen kesehatan untuk mengusulkan diri ikut program tanazul. Berdasarkan hasil asesmen, PPIH atau petugas haji telah memulangkan 142 jemaah haji Indonesia melalui program tanazul hingga Senin (15/6/2026).

"Program tanazul ini merupakan program di mana jemaah haji atas indikasi medis dipulangkan lebih awal dari kloternya atau jika jemaah haji dirawat di rumah sakit dan kloternya telah pulang ke Indonesia maka kita pulangkan," ujar Syougie di Makkah, Senin (15/6/2026).

Menurut Syougie, keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses tanazul. Karena itu, tim medis akan memeriksa stabilitas kondisi pasien sebelum menentukan kelayakan terbang.

Jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu juga harus mendapatkan rekomendasi dari dokter penanggung jawab sesuai bidang penyakitnya.

Baca Juga

  • Kemenhaj Ancam Cabut Izin KBIH Nakal yang Kerap Tipu Jemaah Haji
  • Arab Saudi Perbarui Aturan Klinik Haji, Kemenhaj Kaji Skema Baru Layanan Kesehatan Jemaah
  • Menhaj Beberkan Persiapan Haji 2027, Ini Tahapan dan Jadwalnya

"Kalau ada masalah jantung kita konsultasikan ke dokter jantung. Kalau pascastroke kita konsultasikan ke dokter saraf. Setelah itu baru dinilai apakah layak terbang atau tidak," ujarnya.

KKHI mencatat tingginya kebutuhan layanan tanazul pada fase pemulangan haji tahun ini. Hingga Senin malam, terdapat 334 permohonan tanazul yang tercatat, belum termasuk tambahan 33 pengajuan yang masuk pada hari berikutnya.

Meskipun demikian, tidak seluruh permohonan berakhir dengan pelaksanaan tanazul karena sebagian jemaah mengalami perbaikan kondisi kesehatan dan akhirnya dapat pulang bersama kloternya.

"Yang masuk hampir 400 permohonan, tetapi ada juga yang akhirnya tidak jadi ditanazulkan karena bisa kembali bersama kloternya," kata Syougie.

Pada Senin (15/6/2026) pagi, terdapat tiga jemaah yang semula direncanakan berangkat melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Namun, karena keterbatasan slot penerbangan, ketiganya dialihkan melalui Madinah.

"Slot penerbangan sudah penuh sehingga dievakuasi ke Madinah dan nanti diterbangkan melalui Bandara Madinah," ujarnya.

Pengawasan Ketat hingga Naik Pesawat

Syougie menjelaskan bahwa pengawasan medis terhadap jemaah tanazul tidak berhenti setelah jadwal penerbangan diperoleh. Pemeriksaan ulang tetap dilakukan menjelang keberangkatan untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil.

Menurutnya, waktu ideal bagi jemaah sakit untuk berada di bandara adalah sekitar enam jam sebelum jadwal penerbangan.

"Untuk jemaah sakit kita nilai ulang sebelum penerbangan," katanya.

Petugas kesehatan juga akan mendampingi proses pemulangan hingga jemaah benar-benar naik ke pesawat menuju Indonesia.

Layanan tanazul menjadi semakin penting seiring berakhirnya fase pemulangan jemaah Gelombang I. Hingga Senin (15/6/2026), sebanyak 95.178 jemaah haji Indonesia telah diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah. Operasional pemulangan kini berfokus pada jemaah Gelombang II yang berada di Madinah.

Mekanisme tanazul sendiri menjadi bagian dari layanan khusus yang disiapkan PPIH Arab Saudi untuk menyesuaikan kondisi jemaah selama fase kepulangan, baik melalui percepatan maupun penundaan jadwal terbang berdasarkan kebutuhan operasional dan kondisi kesehatan jemaah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringati Tahun Baru Hijriah 1448 H, Jusuf Kalla: Masjid Harus Memakmurkan Jemaah dan Menjadi Pusat Peradaban
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Aksi di Patung Kuda Berujung Konsolidasi di Istana Wapres
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Mahasiswa Aceh Jadi Kurir Narkoba Lintas Daerah Ditangkap, 3 Kg Sabu Disita
• 9 jam laludetik.com
thumb
MK Targetkan Gugatan MBG Diputus Bulan Juli 2026
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
KP2MI Pantau dan Kawal Kasus WNI Tawuran di Taiwan usai Tenggak Alkohol
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.