Berbicara di UGM Sebelum Dievakuasi, Nusron: Saya Harus Mendengarkan Keluhan Masyarakat

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan bakal menjadi pejabat yang terus mendengarkan keluhan dari masyarakat. Menurut dia, kritik dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya memperbaiki kualitas kebijakan publik.

Pernyataan Nusron itu disampaikan saat diskusi bersama mahasiswa di di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman digeruduk ratusan mahasiswa, Senin (16/6/2026) malam. Diskusi itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Baca Juga
  • Iran Tegaskan Israel Ikut Terikat Kesepakatan Perdamaian dengan AS
  • Donald Trump: Tanpa AS, tidak akan Ada Israel!
  • Pengakuan Budiman Sudjatmiko Usai Dievakuasi dari UGM: Seharusnya Kita Bisa Diskusi Sehat

Diskusi itu berakhir dengan dengan 'pengusiran' dan evakuasi paksi para pembicara diskusi. 

“Kalau pejabat tidak mau, orang yang berkhidmat untuk kepentingan umum, tidak mau dicaci maki, maka sesungguhnya yang bersangkutan tidak lulus menjadi pejabat publik. Saya ingin kebijakan saya harus lebih baik, maka saya harus mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat,” kata dia melalui keterangannya, Selasa (16/6/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam forum itu, Nusron juga mengajak mahasiswa menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di sisi lain, pihaknya juga akan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ariyanti rasakan manfaat nyata JKN saat kaki mertua harus diamputasi
• 23 menit laluantaranews.com
thumb
Gubernur Sulsel sambut 392 haji kloter 21 di Makassar
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Tunisia Pecat Pelatih Usai Dibantai Swedia
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Susunan pemain Belgia vs Mesir, De Bruyne dan Salah "starter"
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.