Gempa Palu Picu Antrean Kendaraan di Sejumlah SPBU

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Palu: Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, setelah gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut. Warga memadati SPBU karena khawatir dengan kemungkinan gempa susulan dan kebutuhan mobilitas darurat.

Rahmat Arsyad, salah satu warga Palu, mengaku langsung menuju SPBU untuk mengisi penuh tangki kendaraan setelah merasakan guncangan gempa cukup kuat.

"Setelah gempa tadi, saya langsung isi BBM karena khawatir kalau terjadi gempa susulan dan harus berpindah ke tempat yang lebih aman. Antreannya juga cukup panjang karena banyak warga pikiran sama," ujarnya, dilansir dari Antara, Selasa, 16 Juni 2026. 
 

Baca Juga :

15 Rumah di Parigi Moutong Rusak Terdampak Gempa Magnitudo 6,7

Seorang warga lainnya, Akbar Aba, mengaku peningkatan antrean terjadi di sejumlah SPBU yang ia lewati setelah terjadi gempa. "Banyak kendaraan masuk ke SPBU. Mungkin masyarakat ingin berjaga-jaga supaya kendaraan siap digunakan sewaktu-waktu," kata dia.

Di sejumlah SPBU lain, puluhan mobil dan sepeda motor juga terlihat mengantre untuk mengisi bahan bakar. Antrean tersebut terjadi tidak lama setelah gempa bumi mengguncang wilayah Palu, seperti di SPBU Jalan Imam Bonjol dan SPBU Sisingamangaraja.

Meskipun terjadi lonjakan jumlah konsumen, pelayanan di SPBU tetap normal. Petugas SPBU terlihat mengatur arus kendaraan untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi pengisian bahan bakar.


Salah satu bangunan rusak akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 di Kota Palu, Selasa, 16 Juni 2026. ANTARA/Dokumentrasi Pribadi

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada pukul 10.27 Wita. Episenter gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG juga mencatat puluhan gempa susulan hingga siang hari. Masyarakat diimbau tetap waspada namun tidak panik serta mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

Hingga saat ini, sebagian warga masih memilih bertahan di area terbuka dan mempersiapkan kebutuhan darurat. Termasuk memastikan ketersediaan bahan bakar untuk kendaraan guna mengantisipasi kemungkinan situasi darurat pasca-gempa.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu Trisno Yunianto mengatakan saat ini akses Jembatan Palu III untuk sementara ditutup karena ada bagian jembatan mengalami masalah setelah diguncang gempa. Pemkot Palu dan kepolisian setempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif.

"Rambu-rambu sudah di pasang. Petugas dari kepolisian dan Dishub juga sudah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas. Kebijakan ini berdasarkan perintah kepala daerah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Mengejutkan Piala Dunia 2026: Spanyol Gagal Tembus Parkir Bus Tanjung Verde, Tampil Dominan tetapi Buntu
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Bakal Ukir 200 Caps untuk La Albiceleste
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Wamendagri Bima Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Berdaya Saing Global dan Nasional
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa magnitudo 6,7 Sulteng rusak 787 rumah di Kabupaten Sigi
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Gempa Bumi Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Tidak Berpotensi Tsunami
• 15 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.