JAKARTA, KOMPAS.com - Kualitas udara Jakarta pada Rabu (17/6/2026) pagi masuk kategori tidak sehat dan menempati peringkat kedua kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Dikutip Kompas.com berdasarkan situs resmi IQAir, Rabu (17/6/2026), indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) Jakarta pada pukul 06.00 WIB berada di angka 175.
Sementara itu, konsentrasi partikel halus PM2.5 di Jakarta tercatat mencapai 88,5 mikrogram per meter kubik.
Baca juga: Bagaimana Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini?
Dengan kondisi tersebut, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
Warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan masker guna mengurangi paparan polusi udara.
Berdasarkan data yang sama, Lahore menempati posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia dengan AQI 244.
Posisi ketiga ditempati Santiago, Chile dengan AQI 165, disusul Santiago di peringkat keempat dengan AQI 153.
Baca juga: Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini Tak Sehat bagi Kelompok Sensitif
Kondisi kualitas udara Jakarta yang kembali memburuk menempatkan ibu kota Indonesia di jajaran kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia pada pagi hari ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang