Ringkasan Berita
- Sebanyak 279 siswa PSHT Kota Kediri disahkan menjadi warga baru tingkat 1.
- Para siswa telah menjalani proses latihan selama kurang lebih dua tahun.
- Pengesahan digelar bertepatan dengan awal Bulan Suro atau Muharram.
- Acara mendapat pengamanan dari Polri dan TNI untuk memastikan kondusivitas.
Kediri (beritajatim.com) – Sebanyak 279 siswa mengikuti pengesahan warga baru tingkat 1 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri di Padepokan PSHT Kota Kediri, Selasa malam (16/6/2026). Mereka dinyatakan lulus setelah menjalani proses latihan dan pembinaan selama kurang lebih dua tahun sesuai kurikulum organisasi.
Pengesahan yang berlangsung bertepatan dengan awal Bulan Suro atau Muharram tersebut menjadi puncak perjalanan para siswa setelah melewati berbagai tahapan latihan, mulai dari tingkat sabuk polos, jambon, hijau, hingga putih sebelum resmi menyandang status warga PSHT.
Puncak Perjalanan Latihan Selama Dua Tahun
Ketua PSHT Cabang Kota Kediri, Agung Sediana, menjelaskan bahwa prosesi pengesahan merupakan tahapan akhir dari proses pendidikan yang dijalani para siswa.
Menurutnya, seluruh peserta telah mengikuti kurikulum yang ditetapkan organisasi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk disahkan sebagai warga baru tingkat 1.
“Momen daripada pengesahan ini adalah puncak dari pada segala kegiatan adik-adik siswa yang berlatih mulai dari tingkat polos, jambon, hijau, putih sampai dengan disahkan,” kata Agung.
Ia menjelaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan waktu tempuh antarsiswa, program reguler PSHT umumnya membutuhkan masa latihan sekitar dua tahun hingga mencapai tahap pengesahan.
“Walaupun mungkin kurun waktunya tidak sama tapi secara kurikulum kita sudah jelas untuk siswa reguler yaitu kurang lebih 2 tahun masa berlatih sampai dengan nanti ini titiknya di pengesahan,” lanjutnya.
Diharapkan Menjadi Pribadi Berbudi Pekerti Luhur
Agung menegaskan bahwa pengesahan bukan sekadar seremoni pergantian status keanggotaan, melainkan awal dari tanggung jawab moral untuk mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Persaudaraan Setia Hati Terate.
Ia berpesan kepada seluruh warga baru agar menjaga ilmu yang telah diperoleh serta menggunakannya untuk membantu sesama dan menegakkan kebenaran.
“Harapannya kita adik-adik nanti setelah disahkan bisa mengimplementasikan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate yaitu untuk mendidik manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Pesan tersebut sejalan dengan filosofi PSHT yang menempatkan pembentukan karakter dan akhlak sebagai bagian penting dalam proses pendidikan pencak silat.
Libatkan Forkopimda dan Tokoh Daerah
Pengesahan warga baru tahun ini memiliki nuansa berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika biasanya berlangsung lebih sederhana, kali ini panitia mengundang berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
Sejumlah kepala kelurahan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Agung, keterlibatan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi pencak silat dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Harapannya biar pemerintah khususnya tahu bagaimana keberadaan kita, minimal pemerintah biar sedikit memperhatikan khususnya insan pencak silat tidak hanya Persaudaraan Setia Hati Terate saja, minimal biar antara pemerintah dengan Persaudaraan Setia Hati Terate bisa bersinergi untuk bisa mewujudkan Kediri lebih mapan,” bebernya.
Pemkot Kediri Sampaikan Apresiasi
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Wali Kota Kediri Samsul Bahri hadir mewakili Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati untuk menyampaikan sambutan dan pesan kepada para warga baru PSHT.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan proses latihan hingga tahap pengesahan.
“Harapan pemerintah kota dengan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate di Kota Kediri. Pertama, saya mewakili Mbak Wali Kota pada kesempatan yang berbahagia ini mengucapkan selamat atas pengesahan warga baru tingkat 1 Persaudaraan Setia Hati Terate,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Kediri berharap para warga baru dapat menjadi generasi yang membawa nilai-nilai positif di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam menjaga kerukunan dan ketertiban sosial.
Pengamanan Diperketat Demi Kelancaran Acara
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Polres Kediri Kota bersama jajaran polsek serta unsur TNI.
Kehadiran aparat keamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kegiatan diikuti ratusan peserta dan tamu undangan dari berbagai wilayah.
Berkat koordinasi antara panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta, prosesi pengesahan warga baru PSHT Cabang Kota Kediri berlangsung lancar, aman, dan khidmat.
Pengesahan 279 warga baru ini sekaligus menjadi momentum regenerasi organisasi, dengan harapan para anggota yang baru disahkan mampu menjaga ajaran persaudaraan, menjunjung nilai berbudi pekerti luhur, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. [nm/aje]




