Merdeka Battery (MBMA) Siap Angkat 2 Direksi Baru

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten bahan baku baterai, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), akan mengusulkan perubahan susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026.

Dalam agenda rapat tersebut, perseroan meminta persetujuan pemegang saham untuk mengangkat dua anggota direksi baru, yakni James Nicholas dan Ashutosh Srivastava Fausimm.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, James Nicholas akan menjalankan fungsi sebagai Chief Financial Officer (CFO), sementara Ashutosh Srivastava Fausimm akan mengemban peran sebagai Direktur Operasional.

Presiden Direktur MBMA, Teddy Nuryanto Oetomo, mengatakan kehadiran kedua calon direksi tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur kepemimpinan perusahaan, terutama pada aspek keuangan dan operasional.

“Kami percaya pengalaman dan kompetensi yang dibawa oleh calon anggota direksi baru akan memperkuat kemampuan perseroan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan efektivitas operasional, serta menjaga disiplin keuangan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang MBMA,” ujarnya.

James Nicholas saat ini menjabat sebagai General Manager Finance, Accounting, and Tax MBMA sejak bergabung pada November 2022. Dia memiliki pengalaman di bidang keuangan, akuntansi, pengendalian internal, implementasi sistem ERP, treasury, hingga perbaikan proses bisnis.

Baca Juga

  • Underwriter IPO JELI, Sucor Sekuritas Punya Rekam Jejak Bawa GOTO hingga MBMA
  • Bocoran Anyar Saham Produsen Nikel ANTM, INCO, MBMA
  • Sederet Katalis MDKA, EMAS, dan MBMA Raih Kinerja Positif 2026

Sebelum bergabung dengan MBMA, James pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Group Head of Finance, Accounting, and Tax di GoTo Group, Senior Vice President Finance Controller di Lazada Indonesia, serta berkarier di PricewaterhouseCoopers (PwC) di Indonesia dan Inggris.

Sementara itu, Ashutosh telah bergabung dengan MBMA sejak Maret 2023 dan saat ini menjabat sebagai Executive General Manager. Dia memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di industri pertambangan di Australia, Indonesia, dan India.

Keahliannya mencakup pengembangan proyek tambang, perencanaan dan desain tambang, penjadwalan operasi, hingga pengelolaan kegiatan pertambangan. Sebelum bergabung dengan Grup MBMA, Ashutosh pernah berkarier di sejumlah perusahaan tambang, termasuk Coal India Limited, Mining Plus Pty Ltd, Superior Gold Inc., serta Vault Minerals Limited.

Selain mengusulkan dua nama baru, MBMA juga mengajukan pengunduran diri Anthony Kartono Tan dari jabatannya sebagai direktur perseroan. Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan Anthony selama menjabat.

Perubahan susunan direksi tersebut akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPST. Adapun, tidak terdapat usulan perubahan pada susunan dewan komisaris.

Ke depan, MBMA menyatakan akan terus berfokus pada penguatan tata kelola perusahaan, implementasi strategi operasional, serta pengembangan bisnis guna memperkuat posisinya dalam rantai nilai bahan baku baterai.

Perseroan juga menegaskan komitmennya menjaga kesinambungan bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSI Tegaskan Kunjungan Joko Widodo ke Daerah Bukan Safari Politik Melainkan Memenuhi Undangan Masyarakat
• 20 jam lalupantau.com
thumb
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
B50 Bakal Dijual ke Pasar Mulai 1 Juli Mendatang, Bahlil Klaim Lebih Baik dari B40
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Sejumlah Sekolah Rakyat Masih Butuh Tambahan Guru, Pemerintah Buka Rekrutmen 5.000 Tenaga Baru
• 38 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Panggil Menteri-Wamen Haji ke Hambalang, Bahas Evaluasi Haji 2025
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.