Kerja 98 Hari Tanpa Libur, Jennifer Lopez Nyaris Buta dan Lumpuh

tabloidbintang.com
1 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi sekaligus aktris Jennifer Lopez mengungkap pengalaman mengerikan yang pernah dialaminya akibat terlalu memaksakan diri bekerja.

Artis berusia 56 tahun itu mengaku sempat mengalami kebutaan sementara dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya setelah bekerja tanpa henti selama 98 hari berturut-turut. Insiden tersebut terjadi saat ia sedang menjalani proses syuting film Enough pada 2002.

Dalam penampilan di siniar SmartLess, Jennifer menceritakan bahwa saat itu dirinya tengah berada di puncak kesibukan karier. Selain membintangi beberapa film secara beruntun, ia juga sedang mengerjakan album keduanya yang sukses besar.

“Saya rasa saat itu saya baru saja menyelesaikan empat film berturut-turut. Saya juga merekam album kedua saya, album JLo yang sangat sukses. Saya bekerja dan syuting setiap hari. Setelah itu saya masuk studio pada malam hari, lalu di akhir pekan menghadiri promosi, syuting video musik, dan berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya.

Jennifer mengaku baru menyadari tingkat kelelahan yang dialaminya setelah menghitung ulang jadwal kerjanya.

“Saya ingat tidak menyadari bahwa saya telah bekerja selama 98 hari berturut-turut tanpa satu hari libur pun. Kami baru menghitungnya kembali setelah bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Bintang film Hustlers itu kemudian mengingat momen ketika tubuhnya mulai memberikan tanda-tanda bahaya saat syuting Enough.

“Setiap kali berjalan menuju lokasi syuting, saya merasakan jantung saya berdebar-debar. Rasanya semakin lama semakin kuat. Sampai akhirnya saya benar-benar merasa gugup,” kenangnya.

Saat itu, Jennifer bahkan sempat meminta maaf kepada aktris cilik yang berperan sebagai putrinya dalam film tersebut karena merasa tidak enak badan.

Namun kondisi tersebut ternyata jauh lebih serius dari yang ia kira.

“Saya kembali ke trailer dan duduk. Tiba-tiba saya tidak bisa melihat. Penglihatan saya menjadi kabur seperti ada sesuatu yang menutupi mata saya. Saya juga tidak bisa bergerak,” ungkapnya.

Jennifer kemudian meminta bantuan asistennya, Arlene.

“Saya berkata, ‘Arlene, saya tidak bisa bergerak, saya tidak bisa melihat.’ Dia mengira saya bercanda dan berkata, ‘Jennifer, berhenti, kamu membuat saya takut.’ Tetapi saya berkata, ‘Tidak, saya benar-benar tidak bisa bergerak dan tidak bisa melihat. Tolong panggil seseorang.’”

Tak lama kemudian, petugas keamanan pribadinya datang dan langsung membawanya ke rumah sakit.

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosis Jennifer mengalami kelelahan ekstrem akibat beban kerja yang berlebihan.

“Saya bertanya kepada dokter, ‘Apakah saya menjadi gila?’ Dan dia menjawab, ‘Tidak. Kamu tidak gila. Tubuhmu mengalami shutdown,’” tuturnya.

Jennifer mengaku pengalaman tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya. Kini, ia lebih memperhatikan kesehatan fisik dan mentalnya dibandingkan sebelumnya.

Ia juga mengungkap bahwa setelah pernikahannya dengan Ben Affleck berakhir, dirinya semakin menyadari pentingnya proses penyembuhan diri dan mencintai diri sendiri.

Menurut Jennifer, saat ini ia berusaha menjalani hidup dengan lebih seimbang dan tidak lagi mengabaikan kebutuhan tubuhnya demi pekerjaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangkau Wilayah Timur Tengah, BSI (BRIS) Akan Perluas Cabang ke Arab Saudi
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Petani di Lampung Dibuat Panik gegara Beruang Masuk Kebun
• 15 jam laludetik.com
thumb
BMKG Catat 20 Kali Gempa Susulan Usai Gempa M6,7 di Palu
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Jamaah Capai Rp 35,34 Miliar
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sarwendah Mendadak Kirim Undangan Bertemu Ruben Onsu, Minola Sebayang Beberkan Kapan Bisa Terlaksana
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.