Limbah Kulit Ikan yang Diolah Jadi Kerupuk Berpotensi Tembus Pasar Ekspor

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Bau amis yang selama ini melekat pada tumpukan limbah kulit ikan cucut, membuatnya kerap dibuang begitu saja.

Sebagian besar orang berpikir, bahwa kulit ikan cucut tak lagi memiliki manfaat, meski ukurannya cukup besar.

Imbasnya, kulit ikan cucut kerap kali terbuang sia-sia, setelah dagingnya sudah selesai diambil oleh para pengelola.

Namun, di tangan warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, bernama Ropika (58), nasib limbah kulit ikan cucut mulai berubah, yang tadinya berakhir di tempat sampah kini dapat diolah menjadi camilan yang menggugah selera.

Baca juga: Dari Tulang Ikan, Warga Cilincing Raup Puluhan Juta Rupiah dan Beli Rumah

Sudah 15 tahun lamanya, Ropika menjalani bisnis pengolahan limbah kulit ikan cucut menjadi kerupuk yang dijual ke warung-warung di sekitar rumahnya.

KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Limbah kulit ikan cucut yang akan diolah menjadi bahan baku kerupuk. Senin, (16/6/2026).

Selain itu, bahan baku kulit ikan cucut itu juga dikirim ke pedagang kerupuk di Cirebon, Jawa Barat, sebanyak 1,5 ton dalam satu bulan sekali.

Berkat usahanya mengolah limbah itu, Ropika berhasil meraup omzet sekitar Rp 50 juta per bulannya.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, mengatakan kerupuk ikan cucut berpotensi menembus pasar ekspor asalkan dikelola dengan baik.

"Produk kerupuk kulit ikan yang memiliki kualitas yang konsisten, aman dikonsumsi, dan memiliki keunikan sebagai camilan berbasis hasil perikanan, sangat berpotensi untuk diekspor," ucap Kepala Dinas KPKP, Hasudungan Sidabalok ketika dihubungi Kompas.com, Senin (15/6/2026).

Sebab, kulit ikan cucut yang diolah menjadi kerupuk memiliki rasa gurih, sehingga sangat enak ketika dinikmati menjadi camilan.

Baca juga: Bisnis Tulang Ikan di Jakut: Dibeli Rp 4.500, Dijual hingga Rp 65.000

Selain itu, kulit ikan cucut juga disebut mengandung kolagen yang tinggi, sehingga menjadi camilan yang menyehatkan.

Hasudungan mengatakan, saat ini sudah banyak kerupuk dan keripik kulit ikan yang di-branding menjadi snack atau camilan favorit yang premium.

Bahkan, banyak produk kerupuk ikan yang sudah masuk ke super market dibalut dengan kemasan menarik, sehingga terjaga juga higienitasnya.

Perhatikan spesiesnya

Hasudungan mengatakan, secara teknis memang kulit ikan cucut cocok untuk dijadikan kerupuk sama seperti ikan patin, tenggiri, atau salmon.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain mengandung kolagen, kulit ikan itu juga kaya akan protein yang dapat menghasilkan tekstur renyah setelah melalui proses pengolahan yang tepat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Disebut Kabur dari Forum UGM, Sudaryono Tegaskan Pemerintah Tak Anti Kritik
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KTT G7 Dimulai, Iran dan Ukraina Jadi Sorotan Utama
• 23 jam laludetik.com
thumb
Arti Mimpi tentang Kalung Ternyata Bisa Bawa Pertanda, Benarkah Tanda Jodoh Datang?
• 1 jam lalugrid.id
thumb
15 Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi Sepanjang Mei 2026, MAPI hingga AMRT
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Tamatan SMA SMK Merapat! PT Konimex Buka Lowongan Kerja Banyak Posisi Juni 2026, Cek Syaratnya
• 5 jam lalutribuntimur.com
Berhasil disimpan.