Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming memastikan pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Tujuannya untuk memastikan setiap rupiah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan anggaran yang dikeluarkan tidak mubazir.
Advertisement
"Pemerintah berkomitmen agar eksekusi program bisa lebih tepat sasaran, lebih efektif, efisien, serta terbebas dari praktik-praktik korupsi," tegas Gibran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6/2026).
Gibran menyebut langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan kemampuan fiskal pemerintah.
"Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional," tandasnya.
Sebagai informasi, saat ini program MBG kerap mendapat sorotan tajam setelah tiga pimpinannya diciduk Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi. Mereka adalah Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung.
Selain itu, terkait Koperasi Desa Merah Putih, publik juga menilai program strategis nasional tersebut hingga kini belum jelas arahnya. Dari sejumlah visual yang beredar, pembangunannya dinilai janggal, seperti berada di tepi tebing curam ataupun di atas bukit yang sulit dijangkau.
KDMP juga sempat viral setelah diberitakan menggeser bangunan sekolah di NTT agar koperasi tersebut mendapat posisi yang lebih strategis.




