ChatGPT Makin Ditinggal, Warga Ramai-Ramai Pindah ke Penggantinya

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: ChatGPT search. (Dok. openai)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masa kejayaan ChatGPT yang selama ini mendominasi pasar chatbot AI tampaknya mulai pudar. Pangsa pasar ChatGPT untuk pertama kalinya turun di bawah angka 50 persen, tanda nyata bahwa banyak pengguna mulai beralih ke platform lain seperti Gemini buatan Google atau Claude buatan Anthropic.

Selama beberapa tahun terakhir, ChatGPT menjadi nama yang paling dikenal dan menjadi acuan utama dalam teknologi AI percakapan. Diluncurkan oleh OpenAI, layanan ini dengan cepat menarik perhatian masyarakat luas, mulai dari pelajar, pekerja profesional, hingga pengembang teknologi, karena kemampuannya dalam menjawab pertanyaan, menyusun teks, hingga membantu berbagai tugas sehari-hari.

Namun, tren kini berubah. Makin banyak orang yang mulai meninggalkan ChatGPT dan beralih ke alternatif lain yang menawarkan fitur lebih spesifik, kinerja lebih baik, atau bahkan akses yang lebih murah dan bebas biaya.


Ada beberapa alasan utama di balik pergeseran ini. Pertama, persaingan di industri AI makin ketat. Banyak perusahaan teknologi besar maupun pengembang mandiri yang merilis layanan serupa dengan keunggulan masing-masing. Beberapa layanan diklaim lebih akurat dalam memberikan jawaban, ada yang lebih cepat memproses permintaan, dan ada pula yang dirancang khusus untuk kebutuhan tertentu seperti pendidikan, bisnis, atau penulisan kreatif.

Pilihan Redaksi
  • Smartphone Sudah Mau Punah, Penggantinya Makin Banyak
  • Era Baru, Schneider Electric Hadirkan Solusi End-to-End Data Center

Kedua, munculnya kekhawatiran di kalangan pengguna terkait kebijakan data, privasi, dan batasan fitur yang diterapkan oleh OpenAI. Beberapa pengguna merasa layanan lain lebih fleksibel atau lebih transparan dalam mengelola data pribadi mereka, hal yang menjadi pertimbangan penting di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan informasi.

Ketiga, inovasi yang terus berlanjut dari pesaing membuat mereka mampu mengejar ketertinggalan. Banyak layanan baru yang tidak hanya meniru kemampuan dasar ChatGPT, tetapi juga menambahkan fitur yang belum ada sebelumnya, seperti integrasi yang lebih baik dengan aplikasi lain, dukungan bahasa yang lebih luas, hingga kemampuan memproses gambar dan suara dengan lebih baik.

Meski demikian, penurunan pangsa pasar ini belum berarti akhir dari peran ChatGPT sepenuhnya. Layanan ini masih menjadi salah satu pemain utama dan tetap memiliki basis pengguna yang besar.

Kecanduan AI dan makin royal

Pada awal kelahirannya, ChatGPT membuat kejutan sebagai aplikasi yang paling cepat menggaet 1 miliar pengguna bulanan. Per Februari 2026, menurut Sensor Tower, ChatGPT punya 1,1 miliar pengguna bulanan diikuti oleh Gemini dengan 662 juta dan Claude sebanyak 245 juta.

Namun, data tersebut juga menunjukkan pergeseran signifikan. Pasalnya, pada Januari, ChatGPT masih menguasai 50 persen pasar. Pada akhir Mei, pangsa pasarnya turun menjadi 46,4 persen. Penurunan ini diikuti dengan kenaikan pesaingnya terutama Gemini yang kini menguasai 27,7 persen pasar.

Pada paruh pertama 2026, Sensor Tower menyatakan jumlah download aplikasi AI di seluruh dunia sudah mendekati 2,3 miliar. Pengguna aplikasi AI juga tercatat rela mengeluarkan US$ 4,2 miliar pada periode yang sama. Pengeluaran tersebut naik pesat dari US$ 1,83 miliar yang dihabiskan untuk aplikasi AI pada paruh pertama 2025.

Lama penggunaannya juga berlipat ganda. Sensor Tower memperkirakan pengguna di seluruh dunia menghabiskan 36 miliar jam pada paruh pertama 2026, dari periode yang sama tahun sebelumnya selama 17,2 miliar jam. 

Dipepet Google dan China

Bagi para pengamat teknologi, perubahan ini adalah hal yang wajar dalam perkembangan industri. Seperti halnya teknologi lain yang pernah mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya diikuti dan dilampaui oleh pesaing, ChatGPT kini harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan posisinya. Pengguna pun kini memiliki lebih banyak pilihan, yang berarti mereka bisa memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Segera setelah kesuksesan besar ChatGPT, persaingan langsung bermunculan. Pada awal 2023, Microsoft meluncurkan Copilot (awalnya Bing Chat), yang mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam mesin pencari dan aplikasi populer buatannya, yaitu Office.

Tak lama kemudian, Google merilis Gemini, yang dikembangkan khusus untuk bersaing langsung, dengan keunggulan dalam pemrosesan gambar, video, dan informasi terkini.

Startup Anthropic yang didirikan oleh perusahaan pembuat ChatGPT, OpenAI, juga hadir dengan Claude. Claude dikenal mampu menangani dokumen sangat panjang dan lebih aman dalam penggunaan bisnis.

Sementara itu, perusahaan teknologi dari China juga aktif mengembangkan alternatif. Pada awal 2023, Baidu meluncurkan Wenxin Yiyan (Ernie Bot), sebagai salah satu yang pertama dari Negeri Tirai Bambu, diikuti oleh Alibaba dengan model Tongyi Qianwen, dan Zhipu AI dengan ChatGLM, yang populer karena kemampuan bahasa dan sistem open source.

Tahun 2024-2025, muncul nama-nama baru yang semakin tangguh. DeepSeek yang terkenal dengan kemampuan pemrograman dan logika yang sangat baik dengan biaya murah, serta Qwen dari Alibaba yang kini dianggap setara bahkan lebih unggul dalam beberapa tes dibandingkan layanan Barat, serta Kimi yang unggul dalam membaca dan menganalisis berkas-berkas besar.

Selain itu, ByteDance sebagai perusahaan di balik TikTok merilis Doubaou di China. Seperti TikTok, chatbot itu menggunakan nama lain untuk pasar internasional yaitu Dola.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Saingi Johor, BKPM Dorong Batam Pusat Data Terkemuka di ASEAN

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Jatim Perkuat Pemberdayaan PMI Lewat Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dimulai 15 Juli 2026 untuk Anak dari Keluarga Miskin
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Wagub Taj Yasin Mengawal Aspirasi Mahasiswa Jateng
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Romantis Banget! Alyssa Daguise dan Al Ghazali Saling Tukar Pesan Cinta di Anniversary Pertama
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Sowan ke UAS, Mardiono Minta Masukan untuk Tugas Kenegaraan dan PPP
• 7 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.