‎Jadi Pemeran Utama Film Foufo, Tretan Muslim Kaget Malah Dapat Banyak Adegan Drama

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Komika Tretan Muslim menjadi pemeran utama dalam film Foufo. Film ini merupakan pertama kalinya Tretan dipercaya sebagai pemeran utama sepanjang kariernya.‎‎Tantangan terbesar yang dirasakan Muslim adalah keluar dari karakter komedi yang selama ini melekat pada dirinya. Dalam film ini, ia justru lebih banyak menjalani adegan yang penuh emosi.‎‎"Saya nggak nyangka kalau peran saya itu bahkan, saya nggak dikasih komedi di sini. Malah justru banyak suruh drama," kata Tretan dalam konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).‎‎Tretan juga khawatir kesedihan yang ingin disampaikan dalam film tidak sampai ke penonton. Pasalnya, dialog yang ia gunakan banyak memakai bahasa Madura yang dianggap lucu.‎‎"Beberapa orang nganggap bahasanya lucu, ya semoga meskipun bahasanya Madura, adegannya sedih ya bisa nyampe kesedihannya gitu," ujarnya.‎‎Untuk mendalami karakter, para pemain menjalani proses reading selama sekitar satu bulan. Mereka juga tinggal bersama di apartemen agar hubungan antarpemain semakin dekat.‎‎"Kita ada proses reading dan juga tinggal di apartemen bareng gitu, untuk pengakraban," jelasnya.‎‎Selain itu, Muslim harus menghadapi tantangan lain saat syuting. Ia dituntut menggunakan tiga bahasa sekaligus, yakni Indonesia, Madura, dan Jawa, dengan logat Madura yang konsisten.‎‎"Saya ngomong tiga bahasa di sini. Madura, Indonesia, sama Jawa. Di mana saya sudah lama nggak bahasa Madura, ya," tandasnya.‎‎Film ini bercerita tentang Muslim (Tretan Muslim), seorang pengepul rongsok di Kampung Rombeng, yang menemukan UFO yang jatuh bersama alien bernama Foufo saat sedang kesulitan mencari biaya untuk melunasi haji ibunya. Kehadiran Foufo dengan teknologi canggihnya membantu menyelesaikan berbagai masalah keluarga Muslim, hingga ia harus memilih antara memberangkatkan ibunya ke Tanah Suci atau membantu Foufo kembali ke asalnya.‎‎Selain Tretan Muslim, film ini dibintangi oleh Bayu Skak, Benedictus Siregar, Mieke Shahir, Hari Otong, Fuad Sasmita, dan lain-lain. Film yang disutradarai oleh Bayu Skak ini akan tayang di bioskop pada 9 Juli 2026. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Fraksi Golkar Muhammad Sarmuji Mendorong Pemerintah Manfaatkan Perdamaian AS-Iran untuk Perbaikan Fiskal
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Damai AS–Iran dan Penurunan Harga Minyak Jadi Katalis IHSG, Simak Prospeknya
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Iran vs AS Damai, Berapa Rudal dan Amunisi yang Sudah "Dibakar" Amerika?
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pesta Miras saat Kerja, 4 Perangkat Desa di Demak Disanksi SP 2
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Wavin Raih Triple Sertifikasi ISO, Tegaskan Standar Internasional untuk Produk dan Keselamatan Kerja
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.