JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM tahun 2025 Tiyo Ardianto dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Selatan.
Dia dipolisikan oleh pengacara Firdaus Oiwobo.
Meski begitu, belum jelas apa duduk perkara yang membuat Tiyo Ardianto dilaporkan ke polisi.
BACA JUGA:Status Anggota BEM Bersatu yang Pertanyakan Tiyo Ardianto Dibantah Kampus: Kami Tidak Pernah Kirim Utusan!
Ditelusuri lewat story Instagram Tiyo Ardianto, dirinya sudah mengetahui kabar itu dengan merepost story tentang pelaporan dirinya ke polisi.
Di sisi lain, hari ini, Rabu 17 Juni 2026, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar konferensi pers bertajuk “Jangan Omong Kosong Demokrasi: Penjelasan Mengenai Aksi 15 Juni di GIK UGM” di Gedung Pusat UGM.
Konferensi pers ini digelar untuk menegaskan sikap mahasiswa UGM sekaligus merespons narasi yang menuding kericuhan di GIK pada Senin 15 Juni 2026 malam sebagai bentuk anti-dialog.
BACA JUGA:Polisi Persilakan Tiyo Melapor Soal Dugaan Teror Alat Pelacak saat Ikut Aksi di Gejayan
Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa UGM menegaskan bahwa penolakan untuk berdialog dengan Budiman Sudjatmiko, Nusron Wahid, dan Sudaryono didasarkan pada hilangnya kepercayaan terhadap pemerintah yang semakin terang-terangan menunjukkan sikap ketidakberpihakan kepada rakyat.
Mesa, salah satu perwakilan mahasiswa UGM, menegaskan bahwa respons Nusron Wahid dan Sudaryono saat duduk bersama dengan massa pada malam sebelumnya justru semakin menunjukkan sikap pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
“Alih-alih mengakui kesalahan, mereka justru meminta salah satu massa aksi untuk melihat secara langsung kondisi di Papua. Kami tidak menginginkan kondisi di Papua hanya dilihat oleh segelintir orang dari kami saja," tegas Mesa.
"Jika memang benar tidak ada penindasan dan kekerasan terhadap rakyat di Papua, maka tunjukkanlah kepada seluruh masyarakat Indonesia," lanjutnya.
BACA JUGA:Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Dituding Terafiliasi Timses Ganjar di Pilpres 2024, Kata Aliansi BEM Bersatu
Di akhir pembacaan pernyataan sikap, mahasiswa UGM menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah:
Salah satunya mahasiswa UGM menyinggung soal isu kriminalisasi aktivis.
- 1
- 2
- »





