Gerindra Sebut Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan, MBG Watch: Bisa Jadi Skandal Korupsi Terbesar

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - MBG Watch, Media Wahyudi Askar, menilai berbagai kekhawatiran tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini disampaikan kini terbukti terjadi. 

Bahkan ia menilai MBG menjadi potensi salah satu skandal korupsi terbesar selama 10 tahun terakhir.

Media menilai persoalan utama bukan hanya teknis operasional dapur, melainkan siapa yang menjadi penyelenggara dan pemilik dapur tersebut.

"Kalau soal siapanya tidak diselesaikan. Bahwa pemilik dapur ini adalah mereka yang punya konflik kepentingan, bagian dari partai politik, ormas keagamaan, yayasan-yayasan terafiliasi dengan penguasa. Ini tidak akan selesai,” tegasnya. 

Maka, MBG Watch kembali mendorong agar pengelolaan program diserahkan langsung kepada sekolah.

Media juga mengklaim telah menyampaikan skema alternatif yang lebih murah dan lebih tepat sasaran sebelum MBG dijalankan.

Ia menilai persoalan kini semakin kompleks karena kontrak dan rekrutmen sudah berjalan. 

Menanggapi kritik tersebut, Juru Bicara Partai Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan pemerintah sedang melakukan refocusing program dan memperketat pengawasan.

Andre juga membuka kemungkinan pendanaan dari luar APBN untuk wilayah tertentu.

Di sisi lain, Andre menegaskan dukungan masyarakat terhadap program masih tinggi berdasarkan kunjungannya ke berbagai sekolah di daerah pemilihannya.

Terkait kondisi fiskal negara, Andre menolak anggapan bahwa MBG memperburuk pengelolaan keuangan negara.

 

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/PwPM3-CDZPI 

 

#mbg #makanbergizigratis #prabowo 

Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bgn
  • mbg
  • korupsi
  • mbg watch
  • makan bergizi gratis
  • gerindra
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yeonjun TXT Siap Rilis EP Solo Kedua "No Labels: Part 02" pada Juli 2026
• 12 jam lalupantau.com
thumb
TAUD Minta Polisi Periksa Eks Anggota TNI yang Terlibat Penyiraman Andrie Yunus
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Sulteng: Data Sementara BPBD Sebut 841 Rumah Warga Rusak
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Dukung Proyek Strategis Nasional, Kalla Beton Suplai Ready Mix Rp9 M untuk Sekolah Garuda Kendari
• 12 jam lalutribuntimur.com
thumb
Eks Ketua BEM UGM Temukan Dugaan Alat Pelacak, Polda DIY Persilakan Lapor
• 22 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.