Masjid-masjid di 2 Desa Tepi Barat Dibakar dan Divandalisme Warga Israel

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Para pemukim Israel membakar masjid-masjid hingga melakukan vandalisme di dua desa di Tepi Barat. Akibatnya, sejumlah fasilitas di masjid itu rusak.

Dilansir AFP, Rabu (17/6/2026), insiden ini terjadi selama periode peningkatan serangan terhadap komunitas Palestina oleh para pemukim di Tepi Barat yang diduduki Israel sejak dimulainya perang Gaza pada tahun 2023.

Kepala Desa di Jijiliya utaram Ramallah, Osama Abdullah mengatakan bahwa "para pemukim membakar ruang wudhu, menyebabkan kerusakan pada masjid utama desa, dan menulis slogan-slogan permusuhan di dinding luar".

Jurnalis AFP yang mengunjungi sebuah masjid yang menjadi korban pembakaran itu. Di sana terlihat langit-langit, dinding, dan lantai menghitam karena asap dan api.

Baca juga: Italia Buka Lagi Kedutaan di Teheran Lusa Usai Iran-AS Damai

Grafiti juga telah dilukis di dinding dalam bahasa Ibrani. Beberapa di antaranya bertuliskan "balas dendam" dan: "Hai, dari The Hilltop Youth.

Kelompok The Hilltop Youth adalah sekelompok warga Israel di Tepi Barat yang secara rutin dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina yang ingin mereka usir dari wilayah yang ingin mereka rebut.

Militer Israel mengkonfirmasi pembakaran dan grafiti di masjid-masjid tersebut, tetapi tidak mengidentifikasi pelakunya.

"Pasukan menggeledah area tersebut untuk mencari tersangka dan menemukan dua masjid yang terbakar, serta grafiti di dinding. Para tersangka telah melarikan diri sebelum kedatangan pasukan," kata pernyataan itu.

Walikota setempat, Abdullah, mengatakan para pemukim tiba untuk membakar masjid antara pukul 2 pagi dan 3 pagi tetapi mendapati pintunya terkunci, sehingga mereka malah membakar ruangan yang diperuntukkan untuk wudhu di lantai bawah.

Baca juga: Hakim AS Batalkan Kasus Bank Turki yang Didakwa Bantu Iran Hindari Sanksi

Ia mengatakan tim pertahanan sipil Palestina, bersama dengan para pemuda dari desa dan daerah sekitarnya, memadamkan api.

Di desa tetangga Mazari an-Nubani, para pemukim datang untuk membakar masjid lain semalaman, kata kepala dewan desa, Saad Dagher, kepada AFP.

Dagher mengatakan para pemukim tiba untuk menyerang salah satu dari tiga masjid di desa itu dengan bom molotov sekitar pukul 3 pagi, sebelum melarikan diri sementara warga memadamkan api.

Kementerian Urusan Agama Palestina mengutuk "agresi berbahaya" dalam sebuah pernyataan yang juga menyerukan intervensi komunitas internasional.

Baca juga: Israel Terus Bombardir Lebanon Selatan, Nantang Iran?




(zap/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BAZNAS Optimalkan Layanan Mustahik di Momentum Tahun Baru Islam
• 19 jam laludisway.id
thumb
Kronologi kasus siswi SMAN 6 terjatuh dan terlindas di Jalan Lauser
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Momentum Koreksi Hak Dasar
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
ASUS ROG Zephyrus Duo Rilis di RI, Laptop Gaming 2 Layar OLED Pertama di Dunia
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri PKP Sebut Skema Cicilan KPR 40 Tahun akan Diterapkan Tahun Ini
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.