Pengacara Elza Syarief menyampaikan alasan mundur dari tim kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya lantaran menilai Sony tidak jujur. Pengacara Sony lainnya, Krisna Murti, mengaku terkejut dengan pernyataan Elza lantaran baru bertemu langsung dengan Sony hanya dua jam.
"Saya terkejut dengan pernyataannya Bu Elza. Karena kita terima kuasanya bareng, hari Rabu Pak Sony ditetapkan sebagai (tersangka) kuasa, kemudian Kamis Pak Sony diperiksa, saya dengan Bu Elza mendampingi sama-sama," kata Krisna kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
"Dan Bu Elza baru ketemu dengan Pak Sony baru dua jam, sama-sama dengan saya. Kenapa Bu Elza bisa bicara begitu, saya bingung. Bu Elza nggak pernah ketemu lagi dengan Pak Sony, cuma dua jam ketemunya hari itu juga," tambahnya.
Krisna mengatakan seluruh pernyataan Sony telah dicantumkan dalam Berita Acara Pidana (BAP). Dia lantas heran mengenai tudingan Elza terhadap kliennya.
"Di mana nggak jujurnya, semua sudah dituangkan di dalam BAP. Nah, saya nggak ngerti apa statement-nya Bu Elza jadinya," kata Krisna.
Di sisi lain, Krisna menyebut Elza dicabut kuasa hukumnya oleh pihak keluarga Sony alih-alih mengundurkan diri sebagai pengacara.
"Saya diberikan kabar oleh keluarganya Pak Sony sehubungan dengan adanya Elza Syarief dicabut kuasanya pada hari Senin, gitu loh," ujarnya.
(fca/zap)





