JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang pelaksanaan eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026), suasana di sekitar lokasi tampak dijaga ketat.
Pantauan Kompas.com di lokasi, akses menuju area Hotel Sultan dibatasi menggunakan kawat duri.
Sebuah mobil komando juga tampak terparkir di halaman hotel menjelang proses eksekusi dimulai.
Baca juga: Ada Eksekusi Hotel Sultan, GBK Tetap Bisa Dipakai Warga untuk Olahraga
Selain itu, sejumlah simpatisan terlihat berkumpul di sekitar lokasi sambil mempersiapkan perangkat pengeras suara (sound system).
Mereka telah berada di area hotel sejak pagi untuk mengawal jalannya proses eksekusi.
Di sejumlah bagian tembok hotel juga terpasang spanduk berisi penolakan terhadap eksekusi. Salah satunya bertuliskan, "Hotel Sultan Bukan Aset GBK".
Di tengah persiapan tersebut, personel TNI dan Polri tampak berjaga di sejumlah titik sekitar kawasan Hotel Sultan.
Sejumlah anggota juga mengikuti apel pengamanan sebelum pelaksanaan eksekusi.
Eksekusi lahan Hotel Sultan sendiri dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 WIB oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
"Pagi ini pukul 09.00 WIB, PN Jakarta Pusat akan melakukan eksekusi putusan 280/Pdt.G/2025," ujar Juru Bicara PN Jakarta Pusat Sunoto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.
Baca juga: Kondisi Terkini Hotel Sultan: Simpatisan Berbaris Demo Tolak Eksekusi Pengosongan
Pelaksanaan eksekusi akan melibatkan juru sita dari pengadilan dan mendapat dukungan pengamanan dari aparat TNI dan Polri.
"Eksekutor perdata dari pengadilan, eksekutor pidana jaksa," kata Sunoto.
Pengamanan turut melibatkan unsur pemerintah daerah guna memastikan pelaksanaan eksekusi berjalan sesuai ketentuan.
Eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan terkait sengketa lahan Blok 15 kawasan GBK yang selama ini ditempati Hotel Sultan.
Hingga menjelang pelaksanaan eksekusi, aktivitas di sekitar hotel masih dipusatkan pada persiapan pengamanan dan konsolidasi para simpatisan yang menolak pengosongan lahan tersebut.